Polisi Tembak Polisi

Menko Polhukam Sebut Motif Pembunuhan Brigadir J Sensitif, Hanya Untuk Orang Dewasa

Mahfud MD mengungkapkan kasus pembunuhan dengan penembakan yang menewaskan Brigadir J diduga bermotif sensitif

Youtube/UndipTV
Menko Polhukam Mahfud MD mengungkapkan kasus pembunuhan dengan penembakan yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J diduga bermotif sensitif, karena hanya boleh didengar oleh orang-orang dewasa. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkapkan kasus pembunuhan dengan penembakan yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J diduga bermotif sensitif, karena hanya boleh didengar oleh orang-orang dewasa.

"Soal motif biar nanti dikonstruksi hukumnya, karena itu sensitif mungkin hanya boleh didengar oleh orang-orang dewasa," kata Mahfud MD dalam konferensi persnya, yang ditayangkan akun YouTube Selasa 9 Agustus 2022.

Oleh sebabnya Mahfud meminta masyarakat tetap menunggu motif sebenarnya melalui keterangan Polri.

Selain itu kata Mahfud, sudah banyak beredar terkait motif kasus ini di tengah masyarakat.

"Biar nanti dikonstruksi oleh polisi apa sih motifnya, kan sudah banyak di tengah masyarakat," jelas Mahfud MD dalam konferensi persnya, Selasa 9 Agustus 2022.

Meski begitu Mahfud MD mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo yang telah berhasil mengusut tuntas kasus pembunuhan Brigadir J.

Baca juga: Irjen Ferdy Sambo Tersangka, Kuasa Hukum Pastikan Kliennya Kepala Keluarga yang Bertanggung Jawab

Menurut Mahfud, tinggal beberapa saksi lainnya yang terlibat dalam kasus tersebut harus dibersihkan oleh Kapolri.

"Ini masih ada 28 yang akan diperiksa lagi dengan terlebih dulu diperiksa melalui Irsus," jelasnya.

Selain itu menurutnya, sisa pelaku yang ada secepat-cepatnya harus dibersihkan oleh Polri untuk mengembalikan marwah Polri seperti semula.

"Tinggal membersihkan darah-darahnya yang berceceran masih kotor di seluruh tubuh," katanya.

Sebelumnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menetapkan eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J.

Baca juga: Apa Salah Brigadir J Sehingga Dibunuh Irjen Ferdy Sambo? Ini Jawaban Kapolri

"Kemarin kita tetapkan 3 tersangka saudara RE, RR dan KM. Kini Timsus juga menetapkan saudara FS sebagai tersangka," kata Listyo.

"Bahwa dalam penyidikan tidak ditemukan fakta peristiwa tembak menembak seperti yang dilaporkan awal," kata Listyo.

Timsus, kata Listyo menemukan fakta bahwa peristiwa yang terjadi adalah penembakan terhadap Brigadir J oleh Bharada E, atas perintah Irjen Ferdy Sambo.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved