Bambang Widjojanto Bela Mardani Maming Lawan KPK, Boyamin Saiman: Tak Etis, Masih Banyak Klien Lain

Jika ingin membela, Boyamin menyarankan BW mengambil klien di perkara selain korupsi.

Editor: Yaspen Martinus
Kompas.com
Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) menilai bekas pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto (BW) tak pantas menjadi kuasa hukum Mardani H Maming. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) menilai bekas pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto (BW) tak pantas menjadi kuasa hukum Mardani H Maming.

Bendahara Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu merupakan tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi pemberian izin usaha pertambangan (IUP) di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, yang diusut KPK.

"Menurutku kalau sudah pernah jadi pimpinan KPK, sudah siap dengan segala konsekuensi, termasuk dengan tidak menjadi lawyer tersangka korupsi, apalagi ditangani KPK."

"Tidak etis menurut saya. Mestinya Pak BW paham itu," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman kepada Tribunnews, Selasa (12/7/2022).

Jika ingin membela, Boyamin menyarankan BW mengambil klien di perkara selain korupsi.

"Masih banyak klien yang lain kok, masih banyak kalau mau mengabdikan diri berkaitan dengan hukum," tutur Boyamin.

Baca juga: UPDATE Vaksinasi Covid-19 RI 12 Juli 2022: Dosis I: 201.802.967, II: 169.392.315, III: 52.095.747

Boyamin menyebut harusnya BW membantu KPK, bukan sebaliknya, malah melawan komisi antikorupsi.

Ia pun mengharapkan BW melepas statusnya sebagai kuasa hukum Maming.

"Banyak pimpinan KPK tidak melawan KPK, mestinya ia membantu KPK."

Baca juga: Jadi Kuasa Hukum Mardani Maming, Denny Indrayana: Haji Isam Kebal Hukum, Ini Panggilan Jihad

"Semoga Pak BW merenungkan diri untuk segera mengundurkan diri."

"Bukan saya mau melarang membela Maming, tapi masih banyak lawyer yang lain," ucapnya.

BW mengaku cuti dari Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan Pemprov DKI Jakarta, demi menjadi kuasa hukum bagi Maming.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Indonesia 12 Juli 2022: 3.361 Orang Positif, 8 Pasien Wafat, 1.780 Sembuh

Menurutnya, kasus yang menjerat kliennya itu adalah perkara besar.

"Saya sudah diuji di anggota profesi, dan sekarang saya sedang dalam waktu cuti."

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved