Jadi Kuasa Hukum Mardani Maming, Denny Indrayana: Haji Isam Kebal Hukum, Ini Panggilan Jihad

Dia mengaku bersedia membela Maming, karena menyangkut masalah dengan pengusaha tambang Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/FRANSISKUS ADHIYUDA
Bekas Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Denny Indrayana ditunjuk menjadi kuasa hukum Bendahara Umum PBNU Mardani H Maming, dalam kasus dugaan korupsi. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Bekas Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Denny Indrayana ditunjuk menjadi kuasa hukum Bendahara Umum PBNU Mardani H Maming, dalam kasus dugaan korupsi.

Dia mengaku bersedia membela Maming, karena menyangkut masalah dengan pengusaha tambang Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam.

"Kasus Mardani H Maming jelas berbeda. Inilah kasus pertama korupsi yang saya bersedia mendampingi."

Baca juga: Bambang Widjojanto dan Denny Indrayana Ditunjuk PBNU Jadi Kuasa Hukum Mardani Maming

"Tentu, kembali bekerja bersama dengan Dr Bambang Widjojanto menyebabkan faktor penarik tersendiri."

"Tidak ada yang meragukan integritas antikorupsi Mas BW, mantan pimpinan KPK, dan kesediaan beliau menjadi kuasa hukum kasus ini tentu sangat menarik," kata Denny kepada Tribunnews, Selasa (12/7/2022).

Denny menerangkan beberapa faktor mengapa bersedia memberikan bantuan hukum kepada Maming, yang kini menjadi tersangka kasus dugaan korupsi izin pertambangan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca juga: Zulhas Bagikan Minyak Goreng Sambil Minta Emak-emak Pilih Putrinya, Legislator PKS Nilai Tak Etis

Pertama, karena ia ditunjuk PBNU untuk mendampingi Mardani Maming.

Selain itu, lanjut Denny, dirinya memiliki kedekatan personal, karena kasus ini melibatkan orang dan wilayah Kalimantan Selatan.

"Saya lahir di Kotabaru, Pulau Laut, Kalsel. Karena itu pada 2020-2021 lalu saya serius dan maju bertarung sebagai calon Gubernur Kalsel."

"Ketika Mardani Maming menyebutkan kasusnya sebenarnya terkait dengan persoalan bisnis dengan Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, maka saya menelisik kasus ini lebih jauh," ungkap Denny.

Ia mengaku sangat mengenal sepak terjang pengusaha berdarah Bugis itu di Kalimantan Selatan.

"Saya sangat paham, tidak sedikit pengusaha yang dikriminalisasi ketika berseteru dengan Haji Isam."

Baca juga: Belum Pilih Menteri PANRB Pengganti Almarhum Tjahjo Kumolo, Jokowi: Masih Berduka

"Atau, masyarakat dan rakyat kecil Kalsel yang kehilangan lahannya, karena bersengketa dengan grup usaha Haji Isam," beber Denny.

Denny juga menilai Haji Isam kebal hukum.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved