Olimpiade

Veddriq Leonardo Bidik Emas Olimpiade karena Bergengsi, tak Puas Jadi Juara Dunia Panjat Tebing

Atlet panjat tebing Veddriq Leonardo tak berpuas diri meski segudang prestasi sudah diraih. Kini, dia ingin mimpi sabet emas Olimpiade 2024.

Penulis: Abdul Majid | Editor: Valentino Verry
Instagram
Atlet panjat tebing Indonesia Veddriq Leonardo sukses meraih banyak prestasi di tingkat Asia dan dunia, kini mengincar emas Olimpiade 2024. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo berhasil meraih medali emas pada nomor speed putra dalam ajang World Cup International Sport Climbing (IFSC) di Salt Lake City, Utah, Amerika Serikat pada 27-29 Mei 2022.

Sebelumnya Veddriq juga berhasil meraih medali emas pada Piala Dunia Panjat Tebing di Seoul, Korea Selatan pada awal Mei lalu.

Veddriq pun memaparkan kunci sukses dirinya bisa menjadi juara dunia pada ajang tersebut.

Baca juga: ARAB Kecam Pejabat India Hina Nabi Muhammad SAW, Produk India Dilarang Dijual di Kuwait

“Yang pasti karena kerja keras, latihan juga tidak kendor karena kami sadar persaingan di panjat tebing ini makin sengit,” kata Veddriq saat bertemu Menpora Zainudin Amali di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (6/6/2022).

“Saya lihat juga kemarin tuan rumah beda tipis dengan kami, mereka semakin kencang juga,” imbuhnya.

Meski sudah mendapatkan prestasi membanggakan di beberapa kejuaraan dunia, Veddriq merasa belum puas diri.

Atlet asal Pontianak Kalimantan Barat itu kini kembali bersiap untuk tampil pada kejuaraan selanjutnya.

Hingga akhirnya, Veddriq bisa tampil di Olimpiade Paris 2024 dan mempersembahkan medali emas.

Baca juga: DPRD DKI Memikirkan Suplai Air Bersih Bagi Warga Jakarta setelah IKN Pindah ke Kaltim

“Target ke depan dalam waktu dekat ini saya fokus ke kejuaraan dunia dan Asian  Games, tapi sasaran akhirnya tetap ke Olimpiade Paris 2024 untuk meraih medali emas, Insya Allah,” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan Kiromal Katibin yang meraih juara dunia pada nomor speed putra pada gelaran di tanggal 20-23 Mei.

Selain itu, Kiromal Katibin juga memecahkan rekor waktu tercepat pada gelaran 27 Mei di babak kualifikasi dengan catatan 5,10 detik.

“Selain doa tentunya semangat tinggi untuk berlatih dan kemauan diri sendiri untuk jadi juara,” ujarnya.  

Atlet panjat tebing saat bertanding.
Atlet panjat tebing saat bertanding. (TribunnewsBogor.com/Yudistira Wanne)

“Untuk persaingan negara yang terkuat selain Indonesia itu ada Rusia dan China,” imbuhnya.

“Tuan rumah juga semakin kuat, dalam waktu dia sempat mecahin 5,20 (detik),” kata Katibin.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved