Penggelapan Kontainer

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Berhasil Amankan Penggelapan Kontainer Isi Besi & Aki Seberat 25 Ton

Unit II Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil menangkap lima pelaku penggelapan kontainer, Selasa (20/5/2022).

Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota/M Rifqi Ibnumasy
Polres Pelabuhan Tanjung Priok tangkap lima pelaku penggelapan kontainer, Selasa (20/5/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Unit II Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil menangkap lima pelaku penggelapan kontainer, Selasa (20/5/2022).

Peti kemas atau kontainer yang berhasil digelapkan pelaku berisi 25 ton besi dan aki dari berbagai jenis dan merek.

Kini pelaku berinisial SY, NR, DR, AS, dan SM dalam proses pengamanan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Baca juga: Bersenjatakan Parang, Perkelahian Sekelompok Pemuda di Tanjung Priok Bikin Warga Meradang

Baca juga: Dua Remaja Diamankan Polisi karena Terlibat dalam Pertikaian yang Terjadi di Warakas Tanjung Priok

Baca juga: Guna Menetapkan Tersangka, Polres Metro Jaksel Gelar Perkara Kasus Kebakaran Gedung Cyber 1 Mampang

Dalam keterangannya, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Sang Ngurah Wiratama menyebut komplotan ini beraksi pada 11 April 2022 di Dermaga 005 Transporindo, Pelabuhan Tanjung Priok.

Kronologis kejadian bermula saat pelaku SM dan AS bekerja sebagai pegawai honorer di perusahaan bongkar muat akan membawa kontainer berisi besi dan aki.

BERITA VIDEO: Jambore Nasional Komunitas Penyuluh Anti Korupsi Digelar di Semarang

Namun, para komplotan ini sebelumnya telah mengatur rencana penggelapan kontainer yang akan membawa besi dan aki itu. 

"Modus operasinya menukar kontainer, yang seharusnya dibawa ini malah dikeluarkan oleh para pelaku, dan segera dijual dan dibagi rata pada yang lainnya," ungkap Wiratama, Jumat (20/5/2022).

Akibat dari penggelapan ini, pemilik kontainer dalam hal ini korban ditaksir mengalami kerugian hingga Rp 500 juta.

Wiratama menambahkan, pelaku menjual aki dan besi dari hasil penggelapan yang saat ini sudah diamankan polisi.

Atas kejahatan yang dilakukan, pelaku dikenai pidana pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved