Pembelajaran Tatap Muka

Ariza tak Khawatir Hepatitis di DKI Jakarta, PTM tetap 100 persen karena Belum Ada Arahan

Wagub DKI Ahmad Riza Patria belum menurunkan tanda bahaya soal Hepatitis Akut, sekolah masih PTM 100 persen.

Penulis: Gilar Prayogo | Editor: Valentino Verry
Wartakotalive.com/Yolanda Putri Dewanti
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya belum mengubah PTM tetap 100 persen, meski sakit Hepatitis Akut tengah banyak menyerang anak-anak. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria mengatakan proses belajar mengajar masih menerapkan sistem PTM.

Padahal, saat ini sakit Hepatitis Akut sedang mewabah, dengan korban anak-anak.

Berhubung belum ada arahan dari pemerintah pusat, pria yang akrab disapa Ariza itu, tak bisa berbuat apa-apa.

Baca juga: Perupa Bogor Kembali Gelar Pameran di BBJ setelah Dua Tahun Diterpa Pandemi Virus Corona

"Sampai saat ini kita masih memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen," ujarnya, Jumat (13/5/2022) malam.

Menurutnya, masih belum ada penurunan dari kapasitas PTM di wilayah DKI Jakarta, yakni tetap 100 persen alias sekolah normal tanpa jaga jarak.

"Masih seperti sama apa yang kita sampaikan kemarin, bahwa umur di bawah 16 tahun ada 14 orang, kemudian yang meninggal dunia ada tiga dan sisanya adalah tujuh di atas dari usia 16 tahun," ucapnya.

Tiga orang yang meninggal dunia berasal dari 14 orang yang menderita Hepatitis akut berasal dari usia di bawah 16 tahun. 

Baca juga: Aris Pratama Sesali Lantai GOR Dimyati Rusak, Padahal Menjadi Venue Porprov Banten 2022

"Selain dari 21 orang, terdapat 24 orang yang terjangkit Hepatitis biasa," ujarnya.

Kendati demikian, Ariza tidak merinci data sebaran kasus tersebut. Sebab data lengkapnya ada Dinas Kesehatan. 

"Sebanyak 21 itu di Jakarta, tapi yang korban (meninggal) sudah 3. Kita berharap yang meninggal tidak bertambah lagi," ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan mengungkapkan sebanyak tiga pasien anak yang dirawat di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta atau RSCM diduga terjangkit hepatitis akut misterius meninggal.

Anak- anak itu dirawat selama dua pekan sejak 30 April 2022. 

PTM 100 Persen di SMAN 78 Jakarta disambut antusias siswa.
PTM 100 Persen di SMAN 78 Jakarta disambut antusias siswa. (Warta Kota/ Miftahul Munir)

Hingga saat ini masih belum diketahui penyebab munculnya penyakit dari Hepatitis akut.

Sementara itu, Komisi IX DPR bakal menggelar rapat dengan Kementerian Kesehatan, membahas perkembangan penyakit hepatitis akut di Tanah Air.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved