Hari Raya Idulfitri

Saat Perayaan Idulfitri Gibran Dipusingkan oleh Kasus Keracunan Massal di Solo

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka melewat Idulfitri hari pertama dengan sedikit gundah, sebab ada puluhan warganya yang keracunan nasi kotak.

Editor: Valentino Verry
Kompas.com
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka tak bisa kumpul keluarga saat Idulfitri hari pertama, karena sibuk mengurusi korban keracunan nasi kotak di wilayahnya yang mencapai 50 orang. 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa mengaku baru mendengar kabar keracunan massal saat berbuka puasa ini.

Akan tetapi, Teguh menyebut pihaknya akan menunggu terlebih dahulu terkait perkembangan terbaru dari kasus tersebut.

"Saya baru dengar kasus ini. Nanti kita lihat di rumah sakit mana, apakah ada BPJS atau tidak," kata Teguh.

Baca juga: Ayu Ting Ting Bersyukur Perayaan Idulfitri 2022 Bisa Silaturahmi ke Keluarga

"Tapi nanti ada kebijakan lah dari pihak pemerintah kota, karena sudah ada korban meninggal. Kami akan konfirmasi dulu," tambahnya.

Sampel Ayam Lembek

Dinas Kesehatan Kota Solo dan Polresta Solo sudah turun tangan dalam penanganan kasus keracunan massal yang terjadi di Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Kota Solo.

Mereka telah mengambil sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal tersebut, Minggu (1/5/2022).

Itu disampaikan Sekretaris RT 01, Sumarno.

"Sampel setahu saya yang dibawa hanya ayamnya," ucapnya.

Baca juga: Sambut G20, TMII Lakukan Revitalisasi

Terlebih, Sumarno menerangkan beberapa warga mendapati ayam bakar yang disajikan diduga sudah basi.

"Kemarin ada beberapa cuitan warga mengatakan saat mau makan, (lihat) ayamnya sudah tidak layak dimakan," terang Sumarno.

"Katanya sudah tidak segar, lembek, berkeringat, sudah basi. Tapi, sama warga nekat akhirnya terkapar sakit," tambahnya.

Ayam bakar yang disajikan dalam nasi box tersebut pun dilengkapi sejumlah lauk dan buah, diantaranya semangka.

"Waktu buka bersama kemarin itu menyajikan teh hangat sama nasi box yang berisi nasi putih, ayam bakar, sama buah semangka," jelas Sumarno.

Sayur Kubis

Baca juga: 43 Lapak di Pasar Kemiri Muka Depok Hangus Terbakar, Perjalanan KRL Sempat Terhambat

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved