Minggu, 3 Mei 2026

Kebakaran

43 Lapak di Pasar Kemiri Muka Depok Hangus Terbakar, Perjalanan KRL Sempat Terhambat

KAI Commuter mengatakan KRL rute Bogor-Jatinegara sekarang berjalan di jalur sebelah kiri dan hanya melayani perjalanan hingga Stasiun Pasar Minggu

Tayang:

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK -- Akibat kebakaran yang terjadi di Pasar Kemiri Muka, di dekat Stasiun KA Depok Baru, Kota Depok, perjalanan kereta api komuter atau KRL sempat terhambat.

Melalui akun twitter resminya, KAI Commuter mengatakan bahwa terhambatnya perjalanan karena pihak KAI mematikan Listrik Aliran Atas (LAA) lintas Depok-Depok Baru untuk sementara.

"Hingga saat ini petugas berwenang sedang berusaha mengatasi kebakaran tersebut. Untuk tetap mengutamakan keamanan dan keselamatan, Listrik Aliran Atas (LAA) lintas Depok-Depok Baru sementara dimatikan," tulis akun Twitter KRL @CommuterLine, Senin (2/5/2022) malam.

KAI Commuter mengatakan KRL rute Bogor-Jatinegara sekarang berjalan di jalur sebelah kiri dan hanya melayani perjalanan hingga Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

'"Info lanjut KA 1869A (Bogor-Jatinegara) berjalan jalur kiri antara Stasiun Citayam- Depok- Univ. Indonesia. Kami imbau kepada seluruh penumpang untuk tetap mengikuti arahan petugas," cuitnya.

"#InfoLintas KA 1848A (Jng-Boo) perjalanan hanya sampai Stasiun Pasar Minggu, kemudian kembali sebagai KA 1633A (Psm-Ak)," sambungnya.

Baca juga: VIDEO: Kisah Korban Kebakaran Pasar Gembrong, Lebaran Tahun ini Terpaksa di Pengungsian

Sampai saat ini, satu perjalanan KRL Bogor-Jakarta Kota dan tiga perjalanan KRL relasi Bogor-Angke/Jatinegara tertahan.

"Kami mengimbau seluruh pengguna untuk mengikuti arahan petugas di lapangan. Informasi perjalanan KRL dapat dilihat melalui akun @commuterline / call center 121." KAI Commuter pun meminta maaf atas ketidaknyamanan para penumpan

Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok Welman Naipospos mengatakan kebakaran menghanguskan 43 lapak yang ada di Pasar Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Senin (2/5/2022) sekira pukul 17.50 WIB.

Welam mengatakan api yang melahap bangunan cukup besar sehingga petugas dilapangan membutuhkan waktu sedikit lebih lama.

Baca juga: Kebakaran Hebat di Cipinang Besar Utara, Yayasan Alhadiid Centre Turun Tangan Berikan Bantuan

"Kami terima berita pukul 17.52 WIB, titik aman terkendali pada pukul 20.00 WIB dan petugas kembali ke posko 20.05 WIB," kata Welman, Senin (2/5/2022).

Menurut Welman pihaknya menerjunkan sebanyak 50 personel dan beberapa armada dari Posko Kantor Wali Kota Depok dan beberapa dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) DPKP Kota Depok.

Baca juga: Tidak Ada Korban Jiwa dalam Kebakaran RSUD Leuwiliang, Pasien dan Nakes Sempat Panik

"Bagian yang terbakar ada 43 lapak pasar dengan total luas area terbakar sekitar 1.000 meter persegi, penyebabnya korsleting listrik," kata Welman.

Menurutnya para personel di lapangan tak menemukan kesulitan berarti saat bertugas memadamkan api.

Baca juga: Kirim 4 Ton Sembako dan Baju Lebaran untuk Korban Kebakaran Pasar Gembrong, Ashanty: Senang Berbagi

Beruntung dari kejadian tersebut tak menimbulkan korban jiwa.

"Korban jiwa yang berhasil diselamatkan kurang lebih 100 orang dan tidak ada korban luka-luka maupun meninggal dunia," ujarnya.

 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved