Hari Raya Idulfitri

Saat Perayaan Idulfitri Gibran Dipusingkan oleh Kasus Keracunan Massal di Solo

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka melewat Idulfitri hari pertama dengan sedikit gundah, sebab ada puluhan warganya yang keracunan nasi kotak.

Editor: Valentino Verry
Kompas.com
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka tak bisa kumpul keluarga saat Idulfitri hari pertama, karena sibuk mengurusi korban keracunan nasi kotak di wilayahnya yang mencapai 50 orang. 

Polsek Gondangrejo mengamankan sejumlah barang bukti terkait kasus keracunan massal di Dusun Kricikan, Desa Rejosari, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.

Kapolsek Gondangreko, Iptu S Widiatmoko, menerangkan beberapa isian nasi boks yang diduga menjadi pemicu terjadinya kasus tersebut telah diamankan.

"Makanan kami amankan, yakni sisa makanan berupa kubis, sambal dan muntahan dari warga," terang Widi.

Sejumlah barang bukti tersebut kini telah dilimpahkan ke unit Reskrim Polres Karanganyar.

Moko menerangkan, keracunan massal yang ada di Gondangrejo diduga ada kaitannya dengan rangkaian kasus keracunan massal yang ada di Pucangsawit, Kota Solo.

Baca juga: Terinspirasi Rusia, China Pertimbangkan Invasi Taiwan

Itu menyusul nasi boks yang dikonsumsi warga yang mengalami gejala keracunan didapatkan dari seseorang yang sebelumnya sempat menghadiri acara buka bersama di Masjid At-Tiin, Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Sabtu (30/4/2022).

Dia membawa nasi boks sejumlah 15 yang dibagikan ke jemaah Masjid Al-Amin, Dusun Kricikan, Desa Rejosari, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.

Warga yang memakan nasi boks tersebut kemudian mengalami gejala keracunan mulai dari mual, pusing, diare, dan muntah.

Kasus Merembet

Kasus keracunan massal di Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Kota Solo diduga merembet ke kawasan lain.

Tepatnya di RT 02/RW05, dan RT 03/RW06, Dusun Kricikan, Desa Rejosari, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.

Ilustrasi korban keracunan makanan.
Ilustrasi korban keracunan makanan. ()

Kapolsek Gondangrejo, Iptu S Widiatmoko, menerangkan ada 17 warga yang mengalami keracunan massal di kawasan tersebut.

"Kami sampaikan bahwasanya di Dusun Kricikan, Desa Rejosari, Kecamatan Gondangrejo, betul disampaikan bahwa ada yang mengalami keracunan sebanyak 17 orang," terang Moko.

Moko menjelaskan keracunan di Gondangrejo diduga merupakan rentetan kasus keracunan di Pucangsawit.

"Ini diduga satu rangkaian kejadian dengan yang ada di Pucangsawit Solo," ujar dia.

Baca juga: Terinspirasi Rusia, China Pertimbangkan Invasi Taiwan

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved