Pemilu 2024

LUHUT Ogah Buka Big Data Tunda Pemilu, saat Debat dengan BEM UI di Depok

Luhut Binsar Pandjaitan menolak membuka big data soal penundaan pemilu yang diklaimnya ada

Biro Pers Setpres
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat memberi penjelasan di Istana Bogor, Senin (7/3/2022). 

Menurut Kurnia, pernyataan yang disampaikan Luhut dalam pertemuan terbuka untuk umum dikategorikan oleh UU sebagai informasi publik yang wajib disediakan setiap saat.

Baca juga: Masinton Minta Bahlil dan Luhut Direshuffle karena Suarakan Tunda Pemilu, Anggap Berwatak Tirani

"Sehingga, jelas, tidak ada alasan bagi Luhut untuk menolak membuka big data yang disampaikan," kata Kurnia.

Adapun sebelumnya Luhut mengklaim big data berupa 110 juta percakapan di media sosial mendukung usulan penundaan pemilu 2024 sebagaimana disampaikan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin pada akhir Februari lalu.

Luhut juga mengklaim pemilih Partai Demokrat, Partai Gerindra, dan PDIP mendukung wacana tersebut.

Baca juga: Ternyata Apdesi Pendukung Jokowi 3 Periode Baru Terdaftar H-1 Jelang Silatnas,Luhut Ketua Pembinanya

Namun, ketiga partai politik tersebut telah menyatakan menolak usulan penundaan Pemilu 2024.

Tak hanya itu, Luhut mengklaim rakyat tidak mau uang Rp110 triliun dipakai untuk menyelenggarakan pemilu serentak.

"Nah, itu yang rakyat ngomong. Nah, ini kan ceruk ini atau orang-orang ini ada di Partai Demokrat, ada di Partai Gerindra, ada yang di PDIP, ada yang di PKB, ada yang di Golkar," klaim dia, di kanal Youtube Deddy Corbuzier, Jumat (11/3/2022).

Baca juga: Tepis Big Data Luhut, AHY Sebut Rakyat Sedang Mengeluh Harga-harga Naik bukan Minta Tunda Pemilu

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya memastikan agar tidak lagi muncul spekulasi di masyarakat bahwa pemerintah sedang melakukan upaya penundaan Pemilu maupun perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

Jokowi menugaskan menterinya untuk menjelaskan kepada masyarakat bahwa Pemilu telah disepakati tanggal 14 Februari 2024. Sementara, Pilkada serentak digelar pada November 2024.

"Ini perlu dijelaskan jangan sampai nanti muncul spekulasi-spekulasi yang isunya beredar di masyarakat bahwa pemerintah tengah berupaya untuk melakukan penundaan Pemilu atau spekulasi mengenai perpanjangan jabatan presiden atau yang berkaitan dengan soal tiga periode," kata Jokowi, Minggu (10/4/2022).

Sumber: CNN

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved