Napoleon Bilang Perlakuannya kepada M Kece Bertujuan Redam Amarah Penghuni Rutan Bareskrim

Napoleon pun heran, karena ternyata meski di rutan, para penghuni juga merasa marah jika akidah atau agama yang mereka anut dihina.

Tribunnews/Rizki Sandi Saputra
Terdakwa Irjen Napoleon Bonaparte mengklaim penghuni Rutan Bareskrim emosi dan ingin melampiaskan amarahnya kepada M Kece, saat mengetahui tersangka dugaan penista agama itu ditempatkan di rutan yang sama. 

Selepas itu, kata jaksa, Napoleon dan teman-temannya di tahanan itu langsung masuk ke kamar tahanan M Kece, di mana saat itu M Kece sedang duduk tepat berada di atas dipan dari beton.

Lantas, Harmeniko alias Pak RT mengambil sehelai kain gorden dan menyuruh tahanan lain, yakni Maulana Albert Wijaya, memasangnya di jendela kamar itu.

Terlibat juga tahanan lain bernama Dedy Wahyudi yang ditugasi untuk berdiri di depan kamar M Kece.

Saat berada di dalam tahanan, Napolen Bonaparte kemudian meminta M Kece menjelaskan konten YouTube- itu, yang dinilai menghina Nabi Muhammad SAW.

"Menurut saksi H Muhamad Kosman alias M Kace alias M Kece, mau menyadarkan seluruh Umat Islam di Indonesia."

"Bahwa selama ini mereka dibohongi oleh orang arab yang bernama Muhammad Bin Abdullah dengan membawa ayat-ayat Alquran dan kutipan hadis Rasulullah," tutur jaksa Faizal.

Setelah mendengar penjelasan M Kece, lanjut jaksa, jenderal polisi bintang dua itu memerintahkan tahanan bernama Dedy Wahyudi memanggil Maman Suryadi, mantan Panglima Laskar FPI.

Setelah Maman Suryadi datang, jaksa menyebut terjadi debat antara Maman Suryadi dengan M Kace soal agama.

Maman Suryadi tak terima dengan penjelasan M Kace, lalu mencolek dagu M Kace sampai mengatakan penjelasan soal agama.

"Kemudian saksi Maman Suryadi mencolek dagu saksi H Muhamad Kosman alias M Kace alias M Kece, sambil mengatakan 'tolong kalau bicara jangan bawa-bawa hadis atau Alquran'," beber jaksa Faizal.

Napoleon lantas memerintahkan saksi Djafar Hamzah mengambil bungkusan di kamar mandi di kamar tahanannya.

Kata jaksa, kantong plastik berwarna putih itu kemudian dibuka dan berisi kotoran manusia, yang kemudian langsung diambil oleh Napoleon menggunakan tangan kanannya.

Sedangkan tangan kiri Napoleon digunakan untuk menjambak rambut M Kace, lalu meminta M Kece menutup mata dan mulut.

Kemudian, tangan Napoleon yang sudah memegang kotoran manusia itu langsung dipukul dengan keras ke bagian wajah M Kece.

"Tangan kanannya yang sudah ada kotorannya manusia, dipukulkan dengan keras ke bagian wajah saksi H Muhamad Kosman alias alias M Kace alias M Kece."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved