Senin, 4 Mei 2026

Adian Napitupulu: Yang Bicara Tunda Pemilu dan 3 Periode Bukan Presiden, Kenapa yang Didemo Jokowi?

Salah satu isu yang bakal diusung BEM SI adalah wacana perpanjangan masa jabatan presiden.

Tayang:
TRIBUNNEWS/CHAERUL UMAM
Sekjen Persatuan Nasional Aktivis 98 (PENA 98) Adian Napitupulu menanggapi rencana aksi unjuk rasa BEM SI di Istana Negara, Senin (11/4/2022) pekan depan. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Sekjen Persatuan Nasional Aktivis 98 (PENA 98) Adian Napitupulu menanggapi rencana aksi unjuk rasa BEM SI di Istana Negara, Senin (11/4/2022) pekan depan.

Salah satu isu yang bakal diusung BEM SI adalah wacana perpanjangan masa jabatan presiden.

Adian pun mempertanyakan rencana aksi tersebut.

Baca juga: Didakwa Aniaya M Kece, Napoleon Bonaparte: Kalau Bicara Suku dan Agama, Hati-hati

Sebab, ia menilai yang bicara perpanjangan masa jabatan presiden bukanlah Jokowi.

Tapi, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto , dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.

"Kenapa yang didemo Jokowi, bukan para menteri itu?" Kata Adian lewat keterangan tertulis, Jumat (8/4/2022).

Baca juga: JADWAL Lengkap Misa Minggu Palma 9-10 April 2022 di Jakarta dan Sekitarnya

Anggota Komisi VII DPR Fraksi PDIP ini mengatakan, ada tiga ketua umum partai yang juga bicara perpanjangan masa jabatan presiden, tapi sekali lagi, kenapa yang didemo Jokowi dan bukan tiga partai itu?

"Yang bicara presiden tiga periode itu salah satu lembaga survei dan salah satu kader partai, tapi kenapa yang didemo Jokowi, bukan lembaga survei atau kantor partai?" Tanya Adian.

Ia menjelaskan, untuk merealisasikan perpanjangan ataupun mengubah dari dua periode menjadi tiga periode, kewenangannya ada di parlemen Senayan, bukan di Istana, tapi kenapa yang didemo justru Istana, bukan Senayan?

Baca juga: Napoleon Bilang Perlakuannya kepada M Kece Bertujuan Redam Amarah Penghuni Rutan Bareskrim

Adian mengatakan, yang mengatakan tidak berminat tiga periode, tunduk pada konstitusi, dan memint menteri tak boleh lagi bicara tentang perpanjangan masa jabatan presiden, adalah Jokowi.

"Tapi aneh, kenapa yang didemo justru Jokowi?"

"Nah, kalau situasi sudah seperti ini, ke mana para menteri dan ketua partai yang melemparkan wacana itu?"

Baca juga: UPDATE Vaksinasi Covid-19 RI 8 April 2022: Dosis I: 197.313.563, II: 161.119.107, III: 25.945.875

"Kenapa semua tiba-tiba menjadi diam dan seolah membiarkan semua dampak dari ide dan wacana yang mereka lemparkan ditanggung akibatnya sendirian oleh Jokowi?"

"Tidak ada satu pun dari pemilik wacana yang berteriak lantang pasang badan berkata 'demo kami, jangan Jokowi. Demo ke tempat saya, jangan ke Istana!" Papar Adian.

Ia juga nelihat fenomena di media sosial, tuntutan tak lagi soal wacana perpanjangan maupun tiga periode belaka, melainkan agar Jokowi mundur.

Baca juga: Jokowi Larang Menteri Bicara Tunda Pemilu, Jokpro Tetap Dorong Masa Jabatan Presiden Tiga Periode

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved