Universitas Indonesia

Mahasiswa FKUI Raih Juara di Kompetisi Fisiologi International Jepang 2022, Kalahkan 14 Negara

Raih juara di Kompetisi Fisiologi International Jepang 2022, mahasiswa FKUI kalahkan 38 universitas dari 14 negara.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Dok. Humas dan KIP UI
Mahasiswa FKUI Raih Juara di Kompetisi Fisiologi International Jepang 2022, Kalahkan 14 Negara. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Mahasiswa FKUI raih juara di Kompetisi Fisiologi International Jepang 2022, kalahkan 14 negara.

Tiga tim mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) berhasil menjadi juara pada ajang Physiology Quiz in Japan 2022 yang diadakan oleh International University of Health and Welfare, Jepang. 

Physiology Quiz in Japan adalah kompetisi kuis bidang fisiologi yang sudah berlangsung sejak tahun 2016, diikuti oleh mahasiswa kedokteran dan kesehatan pada jenjang sarjana yang berasal dari seluruh dunia.

Baca juga: Universitas Indonesia Raih Lima Predikat Penghargaan Anugerah Diktiristek 2021

Setiap tim yang berpartisipasi, terdiri dari dua sampai lima orang anggota.

Setiap tim menjalani babak penyisihan dengan mengerjakan soal pilihan ganda melalui platform Kahoot. 

Dari 86 tim yang turut berkompetisi, sebanyak 30 tim dengan nilai babak penyisihan tertinggi melanjutkan kompetisi ke babak semifinal dengan mekanisme pengerjaan soal yang sama.

Delapan tim terbaik kemudian masuk ke babak final untuk mengerjakan soal isian singkat, dimana pemenang kompetisi ditentukan dari urutan nilai tertinggi.

Baca juga: Universitas Indonesia Beri Apresiasi Bagi Penggerak Sentra Vaksin dan Hibahkan Ambulans

Ketiga tim yang turun berkompetisi pada awal Maret 2022 tersebut adalah Tim Pituitary yang berhasil menjadi juara ketiga, Tim Heroes Without Capes juara keempat, dan Tim Victoria yang menjadi juara kedelapan.

Ketiga tim mahasiswa FKUI tersebut unggul dari tim peserta lainnya yang berasal dari 38 universitas di 14 negara berbeda.  

Tim Pituitary terdiri dari Ho Indra Holiyono (mahasiswa FKUI angkatan 2019),  Stephanie Amabella Prayogo (FKUI 2019), Phoniex Angellia (FKUI 2019), Hendra Gusmawan (FKUI 2019), dan Aldithya Fakhri (FKUI 2019). 

Ho Indra Holiyono mengatakan bahwa kompetisi ini merupakan pengalaman pertamanya di tingkat internasional.

"Saya dan rekan-rekan sangat bersyukur dan bangga akan capaian yang mewakili FKUI, sekaligus Indonesia, bertanding dengan mahasiswa kedokteran terbaik dari berbagai universitas di seluruh dunia,” kata Ho Indra.

“Persiapan yang tim saya lakukan adalah dengan belajar dari buku teks dan soal fisiologi, pelatihan, serta simulasi kompetisi oleh Departemen Fisiologi FKUI. Tim saya sempat kesulitan ketika babak semifinal karena soal yang cukup sulit dan kuota finalis yang terbatas. Namun, berkat persiapan dan kerja sama tim yang baik, kami dapat menjadi peringkat ketiga dalam kompetisi PQJ 2022," tambahnya.

Baca juga: Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah, Kini Penerangan Universitas Indonesia Ditenagai Biogas

Sedangkan Tim Heroes Without Capes beranggotakan Ragatama Riyanto (FKUI 2020), Kevin Kanaka S (FKUI 2018), Mutiara Auliya (FKUI 2018), Hafsa Hapsari (FKUI 2019), dan Taris Zahratul Afifah (FKUI 2019).

Mahasiswa FKUI yang tergabung dalam Tim VICTORIA adalah Nadine Aurelie (FKUI 2019), Marieta Gladys Purwanto (FKUI 2019), Kelvin Kohar (FKUI 2019), Eric Ferdinand (FKUI 2019), dan William Nathaniel (FKUI 2019).

“Kami ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada dr. Roman, Pak Fahmi, dr. Trinovita, dr. Paramita, Prof. Dewi, dr. Minarma, dr. Imelda, dan seluruh staf Departemen Fisiologi FKUI yang sudah membimbing dan memberikan pelatihan kepada kami. Kami juga ingin berterima kasih kepada Departemen Pendidikan dan Profesi BEM IKM FKUI yang turut memfasilitasi persiapan PQJ 2022 untuk seluruh tim delegasi FKUI,” ujar Ho Indra.

Menyambut prestasi para mahasiswa, Dekan FKUI, Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH, MMB, menyampaikan bahwa ia sangat bangga atas kemenangan para delegasi di dalam kejuaraan ini. Terlebih, FKUI berhasil merebut tiga dari delapan juara yang ada.

"Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa FKUI memiliki kapasitas untuk bersaing di tingkat internasional. Semoga prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa FKUI untuk mengikuti kompetisi-kompetisi bertaraf internasional," tutur Prof. Ari.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved