Virus Corona

Pemerintah Berniat Hapus Karantina Terpusat Bagi PPLN Mulai 1 April

Bagi PPLN yang telah mendapatkan suntikan vaksin penguat alias booster, maka masa karantina berkurang menjadi tiga hari.

Editor: Yaspen Martinus
ISTIMEWA
Pemerintah tetap menerapkan kebijakan karantina selama lima hari bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN), meskipun sejumlah negara tak lagi melakukannya. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Pemerintah tetap menerapkan kebijakan karantina selama lima hari bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN), meskipun sejumlah negara tak lagi melakukannya.

"Pemerintah juga sangat berhati hati dalam menerapkan kebijakan karantika bagi PPLN."

"Ketika beberapa negara di dunia sudah menerapkan kebijakan bebas karantina untuk masuk ke negaranya."

Baca juga: Pemerintah Tetap Tanggung Biaya Perawatan Pasien Covid-19 Meski Tak Punya BPJS Kesehatan

"Pemerintah tetap menerapkan kebijakan karantina lima hari bagi PPLN," kata Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat konferensi pers virtual yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (14/2/2022).

Namun, pemerintah melakukan sejumlah penyesuaian dalam kebijakan karantina.

Bagi PPLN yang telah mendapatkan suntikan vaksin penguat alias booster, maka masa karantina berkurang menjadi tiga hari.

Baca juga: Sebaiknya Lakukan Tes Antigen Atau PCR? Ini Kata Dokter Reisa

"Dengan syarat di antaranya tetap melakukan entry dan exit test PCR."

"Exit PCR dilakukan di hari ketiga di pagi hari, dan PPLN dapat keluar ketika hasil negatif Keluar," jelasnya.

PPLN yang sudah selesai karantina, lanjut Luhut, diimbau tetap melakukan PCR tes mandiri di hari kelima, dan melaporkan kondisi kesehatannya kepada puskesmas atau faskes terdekat.

Baca juga: Menteri Kesehatan Prediksi Pekan Ini Jakarta Alami Puncak Kasus Omicron, Setelah Itu Bakal Melandai

Jika situasi terus membaik, pada 1 Maret pemerintah berencana mengurangi durasi karantina menjadi tiga hari untuk seluruh PPLN.

"Lalu jika situasi terus membaik dan vaksinasi terus meningkat, tidak tertutup kemungkinan pada 1 April atau sebelum 1 April, PPLN tidak akan lagi menerapkan karantina terpusat bagi PPLN," bebernya. (Taufik Ismail)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved