Pandemi Virus Corona

Politisi Partai Golkar Minta Polri Awasi Ketat Bandara Internasional untuk Cegah Mafia Karantina

Anggota Komisi III DPR RI, Andi Rio Idris Padjalang, minta Polri mengawasi bandara internasional untuk meredam aksi mafia karantina.

Editor: Valentino Verry
Tribunnews.com
Politisi Partai Golkar Andi Rio Idris Padjalangi meminta Polri untuk mengawasi secara ketat bandara internasional yang tersebar di Indonesia. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Politisi Partai Golkar Andi Rio Idris Padjalangi meminta Polri untuk mengawasi secara ketat bandara internasional yang tersebar di Indonesia.

Karena dari pintu masuk itu mafia karantina pasien Covid-19 pada nongkrong.

Sebab, mafia karantina beroperasi untuk melayani orang Indonesia berduit yang habis plesir keluar negeri.

Bagi yang WNI berduit tentu tak masalah keluar uang belasan hingga puluhan juta rupiah, asal tak mengikuti karantina yang membosankan.

Andi Rio yang juga Anggota Komisi III DPR RI, meminta aparat kepolisian untuk dapat mengawasi jalur pintu masuk bandara internasional dari para mafia karantina.

Baca juga: 2 Orang Tewas Terjebak di Dalam Mobil yang Terbakar di Jalan Pasar Senen

Sebab, saat ini penerbangan internasional sudah dibuka oleh pemerintah pusat.

"Polri harus menerjunkan personel secara masif untuk memberantas mafia karantina di bandara. Jangan ada lagi oknum yang melakukan permainan karantina di pintu masuk Indonesia bagi WNA," kata Andi Rio, Senin (7/2/2022).

Legislator Partai Golkar itu mendesak Polri, untuk dapat bertindak dan memberikan sanksi tegas bagi oknum atau pihak manapun yang memanfaatkan situasi pandemi Covid-9 untuk mendapatkan keuntungan.

Andi Rio berharap kasus aduan dari pihak Warga Negara Asing (WNA) kepada pemerintah pusat karena merasa ditipu atau dipermainkan pada saat karantina di hotel, menjadi pelajaran untuk seluruh pihak tanpa terkecuali.

"Kasus WNA Ukraina yang dipermainkan saat karantina diharapkan menjadi yang terakhir, tentunya ini menjadi evaluasi, jaga nama baik bangsa Indonesia di mata dunia," ucapnya.

Baca juga: Kamasean Matthews Jadi Staf Pengajar Sekolah Tinggi Pariwisata, Persiapan Tinggalkan Panggung Musik?

Seperti diketahui, pemerintah pusat melalui Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan membuka pintu penerbangan internasional di Bali bagi pelaku perjalanan luar negeri non pekerja migran Indonesia.

Di mana upaya yang dilakukan bertahap tersebut dilakukan guna meningkatkan kembali perekonomian di Bali yang mengalami dampak signifikan dari pandemi Covid-19.

Sementara itu, Polri bakal mengklarifikasi 12 pengelola hotel, terkait dugaan mafia karantina terhadap pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang tiba di Indonesia.

"Mau dilaksanakan klarifikasi terkait menyangkut masalah, berbagai pihak hotel itu kan sebagai hilirnya ya," kara Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Sabtu (5/2/2022).

Baca juga: Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Cerita, Harus Menunggu hingga Enam Jam untuk Dapat Ruang Perawatan

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved