Pejabat dan Staf di 10 OPD di Pemkot Tangsel Terpapar Covid-19
Hal itu menyusul adanya sejumlah pegawai serta pejabat di 10 organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Tangsel yang positif Covid-19.
WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG SELATAN -- Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) telah memberlakukan kebijakan work from home (WFH) di tengah kembali masifnya penularan dan penyebaran infeksi Covid-19.
Hal itu menyusul adanya sejumlah pegawai serta pejabat di 10 organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Tangsel yang positif Covid-19.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan kebijakan work from home (WFH) diberlakukan pihaknya mengingat penularan yang terjadi pada lingkungan wilayah kerja di Pemerintahan Kota Tangsel.
"Kalau jumlahnya saya belum dapat informasi tetapi setiap hari memang ada penambahan kasus konfirmasi Covid-19. Oleh karena itu kita sudah mulai penggunaan WFH beberapa waktu lalu, kecuali sektor esensial dan sektor kritikal yang tetap bekerja seperti biasa," kata Benyamin saat ditemui Wartakotalive.com di Balai Kota Tangsel, Jumat (4/2/2022).
Benyamin mengaku kasus konfirmasi positif Covid-19 ditemukan pada sejumlah pejabat di 10 organisasi perangkat daerah (OPD).
Baca juga: Polda Metro: Miliki Hak Imunitas, Arteria Dahlan Tak Bisa Dipidana Soal Bahasa Sunda
Baca juga: Elektabilitas Prabowo Kokoh di Puncak Berdasar Riset dari PWS Sebagai Menteri dengan Kinerja Terbaik
Baca juga: Memperpendek Masa Kampanye Dinilai Rugikan Parpol dan Caleg Baru
"Dari 39 OPD saya sinyalir sementara 10 OPD itu staffnya terpapar Covid. Terakhir di Dinas Koperasi, laporan ada 3 stafnya terpapar. Termasuk Kepala Dinas Kesehatan, staf khusus, kemudian staf ahli," ungkap Benyamin.
Sementara itu, Benyamin menegaskan saat ini pihaknya masih melakukan penulusuran kasus terkait penularan yang terjadi di lingkup pusat Pemkot Tangsel. (riz)