Ditunjuk Jadi Pangkostrad, Harta Mayjen Maruli Simanjuntak Rp51,6 Miliar, Tak Punya Mobil

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Maruli tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp51,65 miliar.

Istimewa
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menunjuk Mayjen Maruli Simanjuntak menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menunjuk Mayjen Maruli Simanjuntak menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Maruli tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp51,65 miliar.

LHKPN itu disetorkan menantu Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan itu, saat menjabat Pangdam IX/Udayana pada 29 Maret 2021, untuk pelaporan periodik tahun 2020.

Baca juga: Ibu Kota Negara Pindah, Legislator PAN Minta Pemerintah Tak Jual Aset Gedung di Jakarta

Dalam LHKPN itu, Maruli tercatat memiliki sembilan tanah dan bangunan dengan nilai total Rp16,7 miliar.

Tanah dan bangunan itu tersebar di Bandung, Jakarta Selatan, Bogor, serta Bali, tepatnya di Badung dan Buleleng.

Untuk alat transportasi, Maruli tercatat tak memiliki mobil.

Baca juga: 20 Persen Jemaah Umrah Perdana Indonesia di 2022 Positif Covid-19, Varian Belum Diketahui

Dia hanya memiliki tiga buah sepeda motor dengan nilai total Rp152,95 juta.

Ketiga sepeda motor itu yakni Piaggio LXV-125IE tahun 2010 senilai Rp20 juta, Kawasasi LX 150E CKD Tahun 2014 senilai Rp23 juta, dan BMW K-75 Solo tahun 1995 senilai Rp109,95 juta.

Maruli memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp2,1 miliar, surat berharga senilai Rp3,3 miliar, serta kas dan setara kas Rp17,3 miliar.

Baca juga: 87 Jemaah Umrah Indonesia Positif Covid-19, Kemungkinan Tertular di Perjalanan

Mantan Danpaspampres itu juga tercatat memiliki harta lainnya senilai Rp12 miliar.

Total, Maruli memiliki harta sebesar Rp51.774.737.058.

Dia juga tercatat memiliki utang sebesar Rp120 juta.

Baca juga: UU IKN Dibuat dalam Waktu 43 Hari, Bivitri Susanti: Jangan Sampai Kita Jadi Makin Terbiasa Buru-buru

Total hartanya setelah dikurangi utang menjadi Rp51.654.737.058.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menandatangani Surat Keputusan Jabatan 328 Perwira Tinggi TNI melalui Keputusan nomor 66/I/2022 tanggal 21 Januari 2022, tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI.

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Prantara Santosa mengatakan, dari 328 Perwira Tinggi TNI yang mendapatkan jabatan baru tersebut, 28 di antaranya menjabat di satuan-satuan baru TNI yang diamanatkan dalam Perpres 66/2019 tentang Susunan Organisasi TNI.

Baca juga: Kemensetneg Belum Jawab Usulan Pembentukan Kortas Tipikor Polri

Satuan-satuan tersebut, kata Prantara, di antaranya Komando Armada TNI AL, Komando Operasi Udara Nasional TNI AU, Pusat Psikologi TNI, Pusat Pengadaan TNI, dan Pusat Reformasi Birokrasi TNI.

"Sedangkan 10 Jabatan Perwira Tinggi Bintang 3 dalam Keputusan Panglima TNI tersebut adalah Pangkogabwilhan 3 dijabat oleh Mayjen TNI Nyoman Cantiasa."

"Danjen Akademi TNI dijabat oleh Letjen TNI Bakti Agus Fajari, Wakasad dijabat oleh Mayjen TNI Agus Subiyanto, Pangkostrad dijabat oleh Mayjen TNI Maruli Simanjuntak," kata Prantara dalam keterangan resmi Puspen TNI, Sabtu (22/1/2022).

Baca juga: Risma, Ahok, dan Bambang Brodjonegoro Dinilai Berpeluang Jadi Kepala Otorita Nusantara

Selanjutnya, Dankodiklatad dijabat oleh Mayjen TNI Ignatius Yogo, Pangkoarmada dijabat oleh Laksdya TNI Agung Prasetiawan, Dan Pushidrosal dijabat oleh Laksdya TNI Nurhidayat, serta Dan Kodiklatal dijabat oleh Mayjen TNI Mar Hartono.

"Pangkoopsudnas dijabat oleh Marsdya TNI Andyawan Martono, Dan Kodiklatau dijabat oleh Marsda TNI Nanang Santoso," beber Prantara. (Ilham Rian Pratama/Gita Irawan)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved