Kamis, 23 April 2026

Terbang 30 Menit, Dudung Abdurachman Jadi KSAD Pertama Piloti Helikopter Serbu Apache

Dudung lalu kembali menuju Bandara Ahmad Yani dan melaksanakan low pass dan circuit RW 13/31.

Dispenad
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman menerbangkan Helikopter serang AH-64E Apache milik Puspenerbad di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (11/1/2022). 

“Ke depan, menjadi prioritas kita (TNI AD) untuk meningkatkan materiel dan personel dalam menghadapi tantangan tugas ke depan yang semakin kompleks, serta mewujudkan profesionalitas TNI AD,” papar Dudung.

Puspenerbad Akan Terima 32 Helikopter dan 5 Pesawat Casa dari Kementerian Pertahanan

KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengatakan, Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) dalam waktu dekat akan menerima 32 helikopter dan 5 pesawat Casa dari Kementerian Pertahanan.

Dudung mengatakan, alutsista tersebut perlu diawaki pilot-pilot yang cukup banyak di dalam penataan organisasi.

Dengan demikian, kata dia, perlu merekrut calon penerbang TNI AD dari SMK Penerbangan, untuk memenuhi kebutuhan personel dalam mengawaki alutsista yang dimiliki Puspenerbad.

Baca juga: Sebelum Reses Bulan Depan, Komsi II DPR Berharap Anggota KPU-Bawaslu 2022-2027 Sudah Terpilih

“Oleh karenanya ke depan selain alutsista, khusus personel Penerbad akan menjadi prioritas dalam jenjang karier."

"Sehingga pangkat Sertu (Sersan Satu) yang sudah 2 tahun akan disekolahkan Secapa dan menjadi perwira, karena penerbang adalah seorang perwira,” ungkap Dudung.

Dudung mengatakan, kesejahteraan prajurit tidak kalah penting.

Baca juga: BREAKING NEWS: Jokowi Pastikan Vaksin Booster Gratis

Dengan demikian, kata dia, ke depannya setiap prajurit akan dipenuhi kebutuhan dasar perorangan, termasuk perbaikan perumahan prajurit dan fasilitas lainnya.

Dudung juga menekankan agar seluruh prajurit terus meningkatkan propesionalisme dan menjaga soliditas dengan satuan  lain yang ada di sekeliling.

Juga, menekankan pentingnya untuk menjaga alutsista.

Baca juga: Yahya Waloni Langsung Terima Divonis Lima Bulan Penjara, Jaksa Masih Pikir-pikir

“Alutsista ini tidak murah, oleh karenanya betul-betul dipelihara dan jangan berspekulasi.

"Kalau tidak memungkinkan jangan mengambil risiko, apabila ada kekurang-kekurangan apapun, segera diajukan ke komando atas dan akan kami dukung,” pesan Dudung. (*)

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved