Senin, 4 Mei 2026

Terbang 30 Menit, Dudung Abdurachman Jadi KSAD Pertama Piloti Helikopter Serbu Apache

Dudung lalu kembali menuju Bandara Ahmad Yani dan melaksanakan low pass dan circuit RW 13/31.

Tayang:
Dispenad
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman menerbangkan Helikopter serang AH-64E Apache milik Puspenerbad di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (11/1/2022). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menjadi KSAD pertama yang menerbangkan helikopter serang AH-64E Apache, sekaligus menerima brevet kehormatan penerbang TNI AD.

Brevet kehormatan berupa wing penerbang TNI AD tersebut disematkan oleh Danpuspenerbad Mayjen TNI Bueng Wardadi, dalam acara wing day di Hanggar Skadron-11/Serbu Lanumad A Yani, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (11/1/2022).

Rangkaian acara diawali pelaksanaan kegiatan ground school, briefing pra terbang, serta fitting vest dan helmet di Gedung Simulator Heli Apache Pusdik Penerbad.

Baca juga: Roy Suryo Tawarkan Ferdinand Hutahaean Pengobatan Gratis Jika Terbukti Alami Gangguan Jiwa

Saat menjajal Heli Serbu Apache yang dipiloti bersama Kapten Cpn Satrya Matahari, Dudung melakukan take off dari Bandara Ahmad Yani menuju Simpang Lima Semarang.

Dudung lalu kembali menuju Bandara Ahmad Yani dan melaksanakan low pass dan circuit RW 13/31.

Penerbangan dilakukan selama kurang lebih 30 menit.

Baca juga: Sebut Pelaku Usaha Minta Pemilu 2024 Ditunda, Bahlil Lahadalia Diminta Fokus Tumbuhkan Investasi

Helikopter AH-64 Apache adalah tipe helikopter militer dari jenis penyerbu atau penggempur, yang bisa diterbangkan dalam berbagai keadaan cuaca.

Helikopter serbu tersebut dikendalikan oleh dua orang kru, dan persenjataan utamanya terdiri dari sebuah senapan mesin M230 kaliber 30 mm di bawah hidung AH-64 Apache.

Helikopter tersebut juga bisa membawa gabungan persenjataan lain seperti AGM-114 Hellfire dan pod roket Hydra 70 di empat hard point pada pangkal sayap.

Baca juga: Jaksa Agung Terima Laporan Dugaan Korupsi di Garuda Indonesia, Terjadi di Masa Dirut Berinisial AS

Usai menjajal helikopter canggih milik TNI AD tersebut, Dudung menerima pengalungan bunga dari istrinya, yakni Rahma Dudung Abdurachman.

Dudung mengatakan pengalaman tersebut merupakan hal yang luar biasa baginya.

“Luar biasa, terlebih kali ini diterbangkan pilot yang profesional,” ujarnya lewat keterangan Dinas Penerangan TNI AD, Selasa (11/1/2022).

Baca juga: Terdakwa Penista Agama Yahya Waloni Divonis Lima Bulan Penjara, Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa

Dudung mengatakan, Heli Serbu Apache merupakan salah satu alutsista hebat dan canggih milik TNI AD dengan sensitivitas yang luar biasa, sehingga perlu diawaki oleh prajurit-prajurit Penerbad yang berkualitas.

Di hadapan prajurit Wira Amur dan Persit jajaran Puspenerbad, Dudung menyampaikan apresiasinya kepada prajurit Wira Amur, atas profesionalisme dan pengabdian serta dedikasi yang tinggi dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AD.

Dudung mengatakan, alutsista Penerbad akan menjadi prioritas utama dihadapkan dengan hakikat ancaman.

“Ke depan, menjadi prioritas kita (TNI AD) untuk meningkatkan materiel dan personel dalam menghadapi tantangan tugas ke depan yang semakin kompleks, serta mewujudkan profesionalitas TNI AD,” papar Dudung.

Puspenerbad Akan Terima 32 Helikopter dan 5 Pesawat Casa dari Kementerian Pertahanan

KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengatakan, Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) dalam waktu dekat akan menerima 32 helikopter dan 5 pesawat Casa dari Kementerian Pertahanan.

Dudung mengatakan, alutsista tersebut perlu diawaki pilot-pilot yang cukup banyak di dalam penataan organisasi.

Dengan demikian, kata dia, perlu merekrut calon penerbang TNI AD dari SMK Penerbangan, untuk memenuhi kebutuhan personel dalam mengawaki alutsista yang dimiliki Puspenerbad.

Baca juga: Sebelum Reses Bulan Depan, Komsi II DPR Berharap Anggota KPU-Bawaslu 2022-2027 Sudah Terpilih

“Oleh karenanya ke depan selain alutsista, khusus personel Penerbad akan menjadi prioritas dalam jenjang karier."

"Sehingga pangkat Sertu (Sersan Satu) yang sudah 2 tahun akan disekolahkan Secapa dan menjadi perwira, karena penerbang adalah seorang perwira,” ungkap Dudung.

Dudung mengatakan, kesejahteraan prajurit tidak kalah penting.

Baca juga: BREAKING NEWS: Jokowi Pastikan Vaksin Booster Gratis

Dengan demikian, kata dia, ke depannya setiap prajurit akan dipenuhi kebutuhan dasar perorangan, termasuk perbaikan perumahan prajurit dan fasilitas lainnya.

Dudung juga menekankan agar seluruh prajurit terus meningkatkan propesionalisme dan menjaga soliditas dengan satuan  lain yang ada di sekeliling.

Juga, menekankan pentingnya untuk menjaga alutsista.

Baca juga: Yahya Waloni Langsung Terima Divonis Lima Bulan Penjara, Jaksa Masih Pikir-pikir

“Alutsista ini tidak murah, oleh karenanya betul-betul dipelihara dan jangan berspekulasi.

"Kalau tidak memungkinkan jangan mengambil risiko, apabila ada kekurang-kekurangan apapun, segera diajukan ke komando atas dan akan kami dukung,” pesan Dudung. (*)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved