Breaking News:

Berita Jakarta

Percepat Surutnya Banjir Rob di Jalan Lodan Raya, Pompa Mobile Dikerahkan ke Lokasi 

Menurut Agus, air pasang laut juga masuk ke dalam permukiman warga dengan arus yang cukup deras

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Jalan Lodan Raya, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (7/12/2021) tidak bisa dilewati oleh sejumlah kendaraan karena terendam banjir rob. 

WARTAKOTALIVE.COM, PADEMANGAN--Jalan Lodan Raya, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (7/12/2021) tidak bisa dilewati oleh sejumlah kendaraan karena terendam banjir rob

Menyikapi hal tersebut Lurah Ancol Rusmin mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas terkait seperti Sumber Daya Air (SDA) serta pemadam kebakaran. 

“Dinas SDA bersama damkar akan mengerahkan pompa mobile. Insya Allah segera datang untuk mempercepat surutnya banjir rob,” tuturnya, di lokasi. 

Baca juga: Kurang dari Seminggu, Bendera dan Posko Ormas di Wilayah Kembangan Sudah Tidak Ada Lagi

Rusmin menambahkan saat ini ketinggian air dari banjir rob sudah mulai surut seiring berjalannya waktu. Hanya pompa mobile tetap dikerahkan untuk mempercepat penanganan. 

“Situasi sekarang alhamdulillah ketinggian air laut sudah surut, kita akan segera bergerak,” ungkap Rusmin. 

Jalan Lodan Raya menjadi salah satu titik yang paling terdampak banjir rob kali ini. Ketinggian banjir rob di lokasi tersebut mencapai sekitar hampir satu meter dengan arus lumayan deras.  

Baca juga: Banjir Rob Ancol Berlalu, Sampah yang Tertinggal Sampai Satu Truk

“Karena aliran rob yang datang dari kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa lalu keluar lewat Jalan Lodan Raya,” tutur Rusmin. 

Seorang warga, Agus menceritakan banjir rob yang melanda kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa dan sekitarnya sudah terjadi sejak beberapa hari lalu dimana kali ini lebih parah.

"Kemarin Sabtu lumayan tinggi memang, tapi hari ini yang paling parah banjirnya," kata Agus. 

Menurut Agus, air pasang laut juga masuk ke dalam permukiman warga dengan arus yang cukup deras sehingga membuat rumah-rumah warga kemasukan banjir rob.

Baca juga: Selain Diguyur Duit APBN, Proyek Kereta Cepat Juga Utang Rp 65 Triliun ke China, Siapa yang Bayar?

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved