Breaking News:

Jozeph Paul Zhang Sebut Persidangan Muhammad Kece Cuma Retorika dan Sudah Disetting

Bahkan kata Paul Zhang saat timnya ingin menemui Muhammad Kece, untuk diselamatkan, tim pengacara tidak memperbolehkan bertemu.

Istimewa
Screen capture Jozeph Paul Zhang di akun YouTube nya Hagios Europe. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Tersangka kasus penistaan agama yang kini belum juga bisa ditangkap Polri, Jozeph Paul Zhang mengatakan bahwa persidangan kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Muhammad Kece alias M Kace alias Kosman Kosasih Bin Suned, di Pengadilan Negeri (PN) Ciamis saat ini, adalah retorika belaka dan sudah disetting sedemikian rupa.

Bahkan menurut pria bernama asli Shindy Paul Soerjomoelyono, dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Ciamis, vonis yang akan diberikan terhadap Muhammad Kece sudah ditentukan dan disepakati.

Hal itu dikatakan Jozeph Paul Zhang dalam akun YouTubenya Jozeph Paul Zhang dan Hagios Europe serta dibooster kembali oleh akun SmartLapak dan dilihat Warta Kota, Sabtu (4/12/2021).

"Ini semua pengadilan M Kace sekarang ini ya cuman retorika doang. Dia masih sakit juga lagi. Pengacaranya kerjanya cuma beretorika doang. Kalau cuma gitu gak usah sekolah tinggi jadi pengacara, tukang becak juga bisa," kata Paul Zhang.

Menurut Paul Zhang, sebelum dipastikan persidangan Muhammad Kece digelar di PN Ciamis, pihaknya sudah memberitahukan hal itu ke pengacaranya, namun tidak digubris dan tak dipercaya.

"Coba ya sebelum jadi pindah ke Ciamis, kita kan sudah bilang ini pengadilan di Ciamis gak di Bali, kita udah bilang toh. Info yang kasih dari Bandung ya yang ngomong sama kita. Karena kebetulan yang nangkep Kace itu masih kerabatnya sumber kita. Intinya nya begitu ya," kata Paul Zhang.

Bahkan kata Paul Zhang saat timnya ingin menemui Muhammad Kece, untuk diselamatkan, tim pengacara tidak memperbolehkan bertemu.

Baca juga: BREAKING NEWS: Gunung Semeru Meletus, Warga Panik Hindari Awan Panas

Baca juga: Polisi Periksa Pembeli Tanah Keluarga Nirina Zubir

Baca juga: Ini Cara Pebulu Tangkis Cantik Denmark Bunuh Rasa Bosan Selama di Gelembung IBF 2021

"Makanya sekarang telat, udah di Ciamis. Kajian hukum gak perlu dikaji lagi. Kace kena 5 tahun saja udah bagus itu," kata Paul Zhang.

Menurut Paul Zhang karena dari awal pihaknya sudah tahu pengadilan akan digelar di PN Ciamis, artinya vonisnya pun sudah diketahui.

"Artinya vonisnya sudah ditetapkan, artinya apa lagi berarti sidangnya ini cuman retorika doang. Karena kita sudah tahu, Hakim dan pendakwanya serta pelapornya sudah setting, sudah meeting, sudah lempar dadu sama-sama. Nanti vonisnya sekian tahun ya," kata Paul Zhang.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved