Breaking News:

Pendidikan

Menko PMK Muhadjir Efendi Berharap Lulusan Perguruan Tinggi Mampu Ciptakan Lapangan Kerja

Hadiri Wisuda UKI, Menko PMK Muhadjir Efendi Berharap Lulusan Perguruan Tinggi Mampu Ciptakan Lapangan Kerja

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Lilis Setyaningsih
Warta Kota/Hironimus Rama
Hadiri Wisuda UKI, Menko PMK Muhadjir Efendi Berharap Lulusan Perguruan Tinggi Mampu Ciptakan Lapangan Kerja 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Universitas Kristen Indonesia (UKI) menggelar Wisuda Program Magister, Sarjana, dan Diploma Tahun Akademik 2020/2021.

Wisuda ini diselenggarakan secara hybrid pada Rabu, 1 Desember 2021 di Auditorium Grha William Soeryadjaya, Kampus UKI Cawang.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI Prof. Dr. Muhadjir Effendy hadir memberikan pidato kunci pada acara ini.

Muhadjir menjelaskan bahwa bonus demografi di Indonesia akan terjadi puncaknya pada tahun 2030-2035.

Baca juga: UKI Wisuda Ratusan Lulusan Baru, Ryan Richard Rihi Raih IPK tertinggi 3.98

Baca juga: Dies Natalis ke-26 Program Pascasarjana, Magister Administrasi Pendidikan UKI Gelar Seminar Nasional

Dalam momentum ini, angka usia produktif jumlahnya akan lebih banyak dan diharapkan dapat bekerja secara produktif dan mendapatkan penghasilan.

“Pemerintah dan masyarakat dapat menyiapkan lapangan pekerjaan yang cukup dan sesuai dengan jenis keahlian dan kecakapan dari mereka yang mencari kerja," kata Mudadjir.

Menurut dia,  jika pendapatan nasional besar, baik itu untuk konsumsi dan investasi, maka kita akan melompat dari negara berpenghasilan menengah ke negara dengan penghasilan tinggi.

"Kita harus bekerja keras merebut momentum bonus demografi, agar menjadi bonus dan bukan menjadi malapetaka untuk masa depan Indonesia,” ujarnya.

Universitas Kristen Indonesia (UKI) wisuda ratusan lulusan baru
Universitas Kristen Indonesia (UKI) wisuda ratusan lulusan baru (Warta Kota/Hironimus Rama)

Dia menjelaskan masyarakat usia produktif dapat menjalankan tiga fungsi yaitu dapat menghidupi dirinya sendiri, menghidupi mereka yang tidak atau belum bekerja dan dapat menabung.

"Modal utama negara dalam investasi bersumber dari tabungan nasional yaitu tabungan pemerintah dan warga masyarakat,”tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved