Kabar Jakarta
Deddy Corbuzier Penasaran dengan Sebutan Kadrun, Ini Jawaban Gubernur Anies
Lantaran kerap kali Anies disebut "Kadrun" oleh banyak orang. Sehingga hal ini membuat Deddy Corbuzier penasaran dengan kalimat tersebut.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: LilisSetyaningsih
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sejak Pilpres 2014 terdapat istilah kadrun dan cebong yang menunjukan pilihan politik yang berbeda.
Bagi kubu cebong, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dianggap sebagai kadrun.
Diundang Deddy Corbuzier ke podcast Close The Door, dalam kesempatan itu, Deddy Corbuzier berbincang dengan Anies Baswedan terkait banyak hal.
Terutama Deddy menanyakan kepada Anies perihal "Kadal Gurun" atau "Kadrun".
Lantaran kerap kali Anies disebut "Kadrun" oleh banyak orang.
Baca juga: Gembong Warsono Menentang Anies Lewat Penolakan Alokasi Anggaran untuk TGUPP
Sehingga hal ini membuat Deddy Corbuzier penasaran dengan kalimat tersebut.
"Pak Anies Baswedan. Saya punya pertanyaan yang paling berbahaya untuk Anda. Pak Anies, Anda kadrun?" ucap Deddy Corbuzier langsung kepada Anies Baswedan dari Channel YouTube.
Lantas pertanyaan Deddy Corbuzier itu pun langsung ditertawakan Anies Baswedan, ia pun mempertanyakan apa itu Kadrun.
"Kadrun tuh apa sih sebenarnya?" tanya Anies.
Baca juga: Soal Formula E, Anies Tak Dapat Bayangkan Dewan Ajukan Interpelasi Program Yang Disetujui
Deddy pun sontak langsung memaparkan bahwa dirinya bertanya lantaran dimana-mana mengatakan bahwa Gubernur DKI Jakarta ini adalah seorang Kadrun.
Dengan santai, Anies menjawab bahwa seharusnya Deddy bertanya pada orang yang menyebut dirinya Kadrun bukan kepada dirinya.
"Kalau saya ya merasanya saya Anies Baswedan," sambungnya sambil tertawa.
Deddy Corbuzier pun menjelaskan bahwa sebagaimana diketahui bahwa Anies Baswedan ini seringkali ‘diserang’ radikal dan menggunakan agama untuk kemenangan.
Baca juga: Akui Pernah Sepakat dengan Anies, Politisi PDIP : Dalam Kondisi Normal, Belum Ada Covid-19
Orang nomor satu di Ibu Kota ini pun paham maksud arah dan tujuan obrolan Deddy Corbuzier.
Anies bahkan tahu bahwa dirinya dituduh akan didukung oleh ormas-ormas ekstrem.
Ia menyatakan bahwa dalam bekerja setiap orang pasti membawa ide atau gagasannya masing-masing.
Sehingga, dari ide dan gagasan yang ada, tidak semua orang mendukung. Ia pun menekankan bahwa kita semua tidak pernah bisa mengatur pikiran orang.
Baca juga: Gembong Sebut Anies Salah Pandang Soal Formula E, Saat Ini Kondisi Tidak Normal Akibat Covid-19
Tujuan dirinya mengatakan hal tersebut adalah biarkan saja orang lain berpikir apa karena itu adalah haknya masing-masing, tidak bisa semua orang harus setuju dengan apa yang dikatakannya.
"Ini saya lagi ngomong gini ni, saya nggak bisa atur. ‘Harus setuju ya!’ nggak boleh," ucapnya.
Tak hanya itu, Deddy juga menanyakan hal terkait buzzer yang disiapkan MUI untuk membantu Anies Baswedan.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini pun menjawab bahwa seharusnya Deddy tidak bertanya pada dirinya melainkan pada pihak MUI.
Baca juga: Walau Dipandang Miring, Anies Optimis Formula E Bakal Menggerakkan Ekonomi, Buka Lapangan Kerja
Menurutnya, ia tidak pernah membuat tim buzzer dan lebih baik jalankan apa adanya.
"Kalau kita semua menyiapkan masing-masing buzzer, itu artinya rising to the bottom makanya saya nggak pernah mau, saya tidak pernah bikin tim buzzer, lebih baik jalan seperti apa adanya," jelasnya. (m27)