Breaking News:

Berita Jakarta

Walau Dipandang Miring, Anies Optimis Formula E Bakal Menggerakkan Ekonomi, Buka Lapangan Kerja

Walau Dipandang Miring, Anies Optimis Formula E Bakal Menggerakkan Ekonomi, Buka Lapangan Kerja. Berikut Selengkapnya

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi pembina upacara peringatan Hari Pahlawan dengan tema "Pahlawanku ,Insipirasiku" di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (10/11/21). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan buka suara terkait stigma perhelatan Formula E pada Juni 2022 mendatang yang dianggap mengeluarkan biaya sangat besar hingga Rp 560 miliar.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini menyebut, ajang balap mobil listrik itu dapat menjadikan Jakarta, bahkan Indonesia sebagai pusat perhatian dunia.

“Kita ingin Jakarta, Indonesia berada di spotlight (disorot), kan yang di situ bukan wajah gubernur, tapi pembalap dengan wajah Jakarta, Indonesia. Orang nggak akan ingat dan lihat gubernur, orang akan tahunya Jakarta dan Indonesia,” kata Anies yang dikutip dari YouTube Deddy Corbuzier pada Rabu (24/11/2021).

Anies mengungkapkan, akan ada ratusan kamera dari ribuan saluran televisi di seluruh dunia yang menyiarkan ajang balap Formula E di Ibu Kota. Turnamen ini juga sebagai bukti pada dunia, bahwa Indonesia siap bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat pagebluk Covid-19.

“Ini mengirim pesan kepada dunia bahwa Jakarta siap dan Indonesia siap. Kita siap bangkit, jadi ini adalah satu perhelatan yang memiliki dampak pada perekonomian, dampak pada posisi Indonesia,” ujar Anies.

Baca juga: Jawab Tudingan Giring Soal Formula E, Anies: Saya Dapat Amanat Urusin Jakarta, Bukan Buzzer

Baca juga: Jawab Pertanyaan Deddy Corbuzier Soal Utang Rp180 Miliar untuk Formula E, Anies: Itu Praktik Normal

“Harapannya, kita juga akan bisa mengimbangi itu. Orang ingin berinvestasi tambah ke sini, wisata datang ke sini, sehingga dampak ekonomi luar biasa,” tambahnya.

Menurut dia, Formula E merupakan kegiatan yang sangat penting, terutama bagi posisi Jakarta sebagai kota megapolitan terbesar di belahan dunia selatan dunia.

Kata dia, Jakarta harus bisa menjadi salah satu kota percaturan dunia.

“Ketika kami bikin Formula E, dunia internasional akan melihat kepada Jakarta untuk investasi, pariwisata dan itu luar biasa,” katanya.

Kehadiran turnamen itu, kata dia, juga dapat menarik wisatawan domestik maupun mancanegara untuk menyaksikan Formula E.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved