Berita Jakarta

Jawab Tudingan Giring Soal Formula E, Anies: Saya Dapat Amanat Urusin Jakarta, Bukan Buzzer

Dituding Giring Bohong Soal Formula E, Anies: Saya dapat Amanat Urusin Jakarta Bukan Buzzer. Berikut Penuturannya

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/ Desy Selviany
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat apel Operasi Zebra Jaya tahun 2021 di Lapangan Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (15/11/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, di Ibu Kota dia mendapat amanat dari masyarakat untuk Jakarta, bukan para buzzer atau pendengung. Hal itu dikatakan Anies saat disinggung tudingan Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha soal Anies berbohong terkait Formula E.

“Saya ini dapat amanat ngurusin Jakarta, bukan dapat amanat ngurusin buzzer, bukan amanat ngurusin mereka yang tidak mengungkapkan hal-hal yang faktual dan substantif,” kata Anies yang dikutip dari YouTube Deddy Corbuzier pada Rabu (24/11/2021).

Anies mengatakan, dibanding membantah tudingan Giring soal berbohong, lebih baik dia menunjukkan faktanya secara satu per satu. Kata dia, fakta atas tudingan itu juga tidak harus dijawab secara pribadi, karena lambat laun akan terjawab dengan sendirinya.

“Misalnya nih tadi yang (tudingan) gubernur ekstrem, gubernur macam-maccam, tuh nggak saya jawab. Karena saya sudah jalan (pimpin Jakarta) empat tahun, tunjukkin dong buktinya. Kalau nggak ada, ya batal itu semua tuduhan,” jelas Anies.

Seperti diketahui, Giring Ganesha atau Giring Nidji trending menyusul video yang menyatakan tak rela Anies Baswedan jadi presiden RI berikutnya.

Anies dituding kerap menunjukkan sikap pura-pura pada penderitaan rakyat di tengah Pandemi Covid-19.

Ia berharap Indonesia tak jatuh ke tangan Anies Baswedan pada Pilpres 2024 mendatang.

Baca juga: Jawab Pertanyaan Deddy Corbuzier Soal Utang Rp180 Miliar untuk Formula E, Anies: Itu Praktik Normal

Anies Jawab Tudingan Soal Utang Formula E

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merespon tudingan koleganya di DPRD DKI Jakarta yang berpotensi menyalahi aturan terkait peminjaman duit Rp 180 miliar dari Bank DKI untuk ajang balap Formula E.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini berdalih, pinjaman duit tersebut telah mengacu pada aturan berlaku.

“Kemarin ada yang bilang pinjaman ke bank, pinjaman ke bank itu ada catatannya. Nggak mungkin melakukan pinjaman nggak sesuai aturan, ini tuh pemerintah,” kata Anies yang dikutip dari YouTube Deddy Corbuzier pada Rabu (24/11/2021).

Menurut Anies, duit yang dipinjam itu sebetulnya bridging fund atau dana talangan yang dilakukan Bank DKI kepada pemerintah daerah.

Sebab saat itu, dana dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) perubahan tahun 2019 belum dapat dicairkan.

“Uangnya dari APBD belum cair, maka (ketika cair) langsung dikembalikan kan cuma dua bulan. Itu praktik normal di mana-mana,” ujarnya.

Baca juga: Cyber Army Ulama dan Anies Baru Ide, MUI DKI Sindir Buzzer yang Kepanasan, Denny Tegaskan Tak Takut

Baca juga: Anies Baswedan Lantik Ariza jadi Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Jakarta, Begini Pesannya

Anies meyakini, ajang balap Formula E akan tetap digelar pada Juni 2022 mendatang.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved