Senin, 20 April 2026

Berita Video

VIDEO : Ada 237 Rumah di Kelurahan Rambutan Buang Tinja ke Kali

Rumah-rumah di Kelurahan Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur belum dilengkapi dengan tangki septik. 

Warkotalive.com/Muhamad Fajar Ryandanu
Sejumlah rumah di bantaran Kali Cipinang di RT 14/RW6, Rambutan, Ciracas belum memiliki tangki septik. Tampak sejumlah pipa dari rumah warga yang langsung diarahkan ke Kali. 

Selain itu, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta tahun 2021, sekitar 7 persen warga di Jakarta diidentifikasi masih BABS.

Oleh karena itu, kegiatan revitalisasi tangki septik rumah tangga ini ditujukan untuk mempercepat peningkatan layanan sistem setempat, meningkatkan cakupan layanan pengelolaan air limbah di DKI Jakarta, serta meningkatkan kesehatan masyarakat di DKI Jakarta melalui perbaikan prasarana sanitasi.

Melihat kondisi tersebut, ujar dia, perlu adanya upaya peningkatan sarana dan prasarana pengelolaan air limbah. Salah satu yang bisa dilakukan adalah revitalisasi tangki septik rumah tangga.

Standar tangki septik yang dibuat juga harus baik dan benar seperti, tangki septik harus dibuat kedap air, dan perlu memiliki lubang kontrol, ventilasi, pipa masuk-keluar, serta harus dikuras isinya untuk dibuang dengan truk tinja secara reguler atau rutin.

"Kami berharap, program ini bisa meningkatkan kenyamanan dan kesehatan masyarakat Jakarta karena air limbah yang dihasilkan akan diolah di dalam tangki septik standar sebelum dibuang ke badan air seperti saluran atau sungai,” jelasnya.

27 Septik Tank Dibangun di Ciracas Jakarta Timur Diperuntukkan bagi Warga Tidak Mampu

WARTAKOTALIVE.COM, CIRACAS - Sebanyak 27 septik tank dibangun di Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur yang diperuntukkan bagi warga tidak mampu.

Pembangunan ke-27 septic tank itu dimulai sejak awal tahun 2020 di lima kelurahan. 

Camat Ciracas Mamad mengatakan, sejauh ini sudah ada 27 septik tank yang dibangun untuk warga tidak mampu. Lokasinya tersebar di lima kelurahan di Kecamatan Ciracas.

"Secara umum yang dibangun satu septik tank untuk satu KK (kepala keluarga), tapi ada beberapa yang untuk 3-4 KK," ungkap Mamad, Selasa (17/11/2020).

Pembangunan puluhan septik tank itu dilakukan dengan menggunakan anggaran hasil swadaya masyarakat, Pemprov DKI Jakarta, maupun juga Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR).

Baca juga: VIDEO KSAD Jenderal Andika Bertemu LPSK, Bahas Perusakan dan Penyerangan Mapolsek Ciracas

Baca juga: Banjir Ciracas, PT Khong Guan Tawar Ganti Rugi 50 Persen dengan Janji Beri Pekerjaan Kepada Warga

Khusus pembangunan septik tank di Kelurahan Susukan dan Kelurahan Ciracas, dikerjakan oleh PD Pal Jaya. Sementara di Kelurahan Kelapa Dua Wetan dikerjakan oleh Kementerian PUPR. 

“Tujuannya (pembangunan septik tank) warga yang secara ekonomi tidak mampu membangun septik tank tak membuang kotoran ke saluran air, khususnya Kali Cipinang,” ujarnya.

Proses pembangunan septik tank melibatkan PPSU di masing-masing kelurahan. Mereka akan membantu proses penggalian tanah di lokasi yang bakal dijadikan septik tank warga.

"Sekarang pengerjaan masuk tahap tiga, 10 unit septik tank sedang dalam tahap verifikasi untuk warga ekonomi tidak mampu," tuturnya.

Baca juga: Bujuk Warga Agar Mau Ikut Tes Swab, Puskesmas Ciracas Libatkan Pengurus RT/RW

Sebelumnya Mamad mengatakan tercatat sekitar 1.000 KK di Kecamatan Ciracas belum memiliki septik tank hingga bulan Mei 2020. Lokasinya pun tersebar di lima kelurahan. (jhs)

Sumber: WartaKota
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved