Sabtu, 9 Mei 2026

Lifestyle

Pentingnya Menilai Cadangan Ovarium untuk Keberhasilan Program Bayi Tabung

Program bayi tabung jadi alternatif pasangan yang akan memiliki buah hati. 

Tayang:
Editor: LilisSetyaningsih
Goldstone Gym & Fitness Waterford
Ilustrasi ibu hamil berolahraga 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Program bayi tabung jadi alternatif pasangan yang akan memiliki buah hati. 

Angka keberhasilan program bayi tabung juga semakin besar.

Saat ini bayi tabung memiliki angka keberhasilan hingga 40 persen per siklus. 

Untuk mendapatkan keberhasilan yang tinggi, pemeriksaan awal jadi kunci. 

Salah satu hasil pemeriksaan awal yang cukup penting bagi program bayi tabung adalah menilai cadangan ovarium calon ibu.

Baca juga: Harapan Baru Mendapatkan Keturunan Lewat Program Bayi Tabung

Baca juga: Tanam Bibit 2.500, Morula IVF Indonesia Fasilitasi Warga Tak Mampu Miliki Bayi Tabung, Ini Caranya

Cadangan ovarium ini akan menentukan bagaimana potensi reproduksi seorang wanita.

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Konsultan Fertilitas, Endokrinologi, dan Reproduksi RS Pondok Indah IVF Centre dan RS Pondok Indah – Pondok Indah dr. Yassin Yanuar Mohammad, Sp.OG-KFER, M.Sc mengatakan, cadangan ovarium atau ovarium reserve mengacu pada jumlah dan kualitas sel telur seorang wanita, yang sangat erat kaitannya dengan potensi reproduksi.

Potensi reproduksi adalah kemampuan seorang perempuan untuk dapat menghasilkan setidaknya satu sel telur sehat yang siap dibuahi.

Cadangan ovarium yang rendah dapat mengurangi kemungkinan untuk memperoleh keturunan.

Baca juga: Sebelum Hamil, Zaskia Sungkar Rencana Jalani Program Bayi Tabung Diluar Indonesia, Mengapa Belanda?

Sebaliknya, jumlah cadangan telur yang terlalu tinggi juga dapat menjadi penanda adanya sebuah kondisi gangguan pematangan telur, yang juga dapat menyebabkan gangguan kesuburan.

Berbeda dengan sperma yang dapat diproduksi terus menerus, sel telur wanita hanya diproduksi satu kali seumur hidup.

Ia menjelaskan, saat seorang bayi perempuan lahir, ia sudah memiliki sekitar tujuh ratus ribu hingga sejuta sel telur.

Jumlah tersebut terus berkurang seiring bertambahnya usia.

Ketika mendapatkan haid pertamanya, cadangan telur ini tinggal empat ratus ribu.

Baca juga: Program Bayi Tabung Belum Membuahkan Hasil, Gilang Dirga: Tuhan Memang Belum Kasih

Penurunan yang drastis terjadi saat seorang wanita memasuki usia 35-37 tahun.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved