Breaking News:

Berita Depok

Tanam Bibit 2.500, Morula IVF Indonesia Fasilitasi Warga Tak Mampu Miliki Bayi Tabung, Ini Caranya

Tanam Bibit 2.500, Morula IVF Indonesia fasilitasi warga tak mampu miliki bayi tabung. Untuk umum tarif bayi tabung Rp 60 juta - Rp 70 juta.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive.com/Dodi Hasanuddin
Tanam Bibit 2.500, Morula IVF Indonesia Fasilitasi Warga Tak Mampu Miliki Bayi Tabung. Penanman bibit dan penyebaran benih ikan dilakukan di Pesemaian Permanen Cimanggis, Kota Depok. 

WARTAKOTA:IVE.COM, DEPOK - Tanam bibit 2.500, Morula IVF Indonesia fasilitasi warga tak mampu miliki bayi tabung, Ini caranya.

Morula IVF Indonesia telah berusai 23 tahun. Sebab itu, Morula IVF terus berkomitmen dalam membentuk generasi masa depan yang lebih baik dan juga berkelanjutan.

Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut Morula IVF Indonesia melakukan aksi menanam total 2.500 bibit pohon dan penyebaran ribuan benih ikan di Persemaian Permanen Cimanggis, Jalan Raya Bogor No. 128, Jatijajar Kec. Tapos, Kota Depok, Rabu (9/6/2021). 

Menurut President Director Morula IVF Indonesia, dr. Ivan Rizal Sini, MD, FRANZCOG, GDRM, MMIS, SpOG, Morula IVF Indonesia terus meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa teknologi bayi tabung milik Morula IVF Indonesia masih lebih baik dari negara tetangga.

"Diketahui ada 4.000 pasutri Indonesia yang berobat ke Malaysia. Diketahui juga dalam konteks industri kebutuhan untuk bayi tabung 250.000 - 300.000. Bila melihat data maka Indonesia di bawah Vietnam, Malaysia, dan Thailand. Ini menjadi PR buat kami. Berapa devisa negara yang keluar," kata  dr Ivan.

Baca juga: Siap-siap! Ini Daftar Sembako yang akan Dikenakan Pajak, Mulai dari Telur, Gula, hingga Beras

dr Ivan menyatakan bahwa sejak 1998 hingga kini Morula telah berhasil menangani lebih dari 10.000 kelahiran bayi hasil program In Vitro Fertilization (IVF) atau bayi tabung. Untuk tahun ini tercatat ada 5.000 pasien.

Melihat data itu, maka Murola IVF Indonesia masih harus bekerja keras memberikan edukasi kepada masyarakat Indonesia tentang bayi tabung.

Managing Director Morula IVF Indonesia, Ade Gustian Yuwono, menjelaskan, tren kebutuhan bayi tabung terus meningkat. Sebab itu, Morula IVF Indonesia terus berupaya melakukan inovasi.

Teknologi Morula IVF Indonesia setara dengan teknologi Morula IVF di Australia. Maka dari itu tingkat keberhasilannya mencapai di atas 60 persen.

Baca juga: Tinjau Vaksinasi di RSUI Depok, Jokowi Berharap Target 60% Terpenuhi untuk Kekebalan Kelompok

Kondisi itu terjadi lantaran pasien yang mengajukan bayi tabung usianya di atas 35 tahun dan kondisi kesehatan organ intimnya banyak yang sudah tidak memungkinkan. 

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved