Breaking News:

Calon Panglima TNI

Jadi Calon Tunggal Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa Bakal Cuma Menjabat Satu Tahun

Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan, jabatan Panglima TNI harus kepala staf, dan Andika memenuhi syarat karena menjabat KSAD.

Editor: Yaspen Martinus
ANTARA/ HO
KSAD Jenderal Andika Perkasa dipilih Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi calon Panglima TNI selanjutnya. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Presiden Jokowi memilih KSAD Jenderal Andika Perkasa sebagai calon Panglima TNI.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan, jabatan Panglima TNI harus kepala staf, dan Andika memenuhi syarat karena menjabat KSAD.

Dia menilai tak masalah soal masa tugas Andika di militer yang tersisa hanya satu tahun.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Indonesia 2 November 2021: 868 Pasien Sembuh, 612 Orang Positif, 34 Meninggal

Jenderal Andika akan pensiun pada Desember 2022.

"Ya enggak apa-apa kan tetap saja, syarat Panglima TNI itu kan harus kepala staf," kata Pratikno di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (3/11/2021).

Dia mengatakan kepala staf TNI AU sudah mendapatkan jatah Panglima TNI.

"Jadi pilihannya (antara) AD dan AL. Pak Presiden sudah memilih Angkatan Darat," ucap mantan Rektor UGM tersebut.

Segera Gelar Fit and Proper Test

Pimpinan DPR telah menerima surat presiden (surpres) mengenai calon Panglima TNI pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto.

Dalam surpres tersebut, KSAD Jenderal Andika Perkasa dipilih Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi calon Panglima TNI selanjutnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved