Breaking News:

Pilpres 2024

NasDem Pastikan Tiga Kadernya di Kabinet Tidak Ada yang Pecicilan dan Genit Mau Jadi Capres

Menurut Ali, yang harus dipikirkan adalah ketika ada menteri yang kebetulan ketua partai atau lainnya, yang ingin maju sebagai calon presiden.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali memastikan para menteri yang berasal dari Partai NasDem, tetap akan fokus bekerja dan menjalankan roda pemerintahan dengan baik. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju (KIM) masuk dalam bursa calon presiden (capres) 2024, dan dinilai dapat mengganggu kinerja pemerintahan.

Namun demikian, Partai NasDem menilai Presiden Jokowi akan mampu mengelola pemerintahan dengan baik, di tengah berkembangnya manuver-manuver politik.

Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali menilai, adalah wajar dan bukan persoalan jika nama sejumlah menteri disebut-sebut dalam bursa capres mendatang, karena KIM diisi oleh sejumlah tokoh, para politisi, dan kalangan profesional.

Baca juga: Status Bebas Zona Merah Covid-19 di Indonesia Masih Bertahan, Oranye Juga Nihil, Kuning Ada 504

"Kita tahu pemerintahan ini diisi oleh tokoh-tokoh politik, kader partai, profesional."

"Yang secara politik mereka punya hak untuk memilih dan dipilih yang dilindungi undang-undang."

"Tentunya kita tidak bisa menutup hak politik orang."

Baca juga: Tak Cuma Pesawat, Pemerintah Juga Bakal Wajibkan Tes PCR untuk Penumpang Moda Transportasi Lain

"Kita juga tidak bisa membatasi masyarakat untuk memberikan penilaian," kata Ali lewat keterangan tertulis, Senin (25/10/2021).

Menurut Ali, yang harus dipikirkan adalah ketika ada menteri yang kebetulan ketua partai atau lainnya, yang ingin maju sebagai calon presiden.

"Presiden harus memikirkan itu, karena nanti kinerjanya pasti terganggu dan pelayanan masyarakat akan lemah," terangnya.

Baca juga: DAFTAR Terbaru Zona Hijau Covid-19 di Indonesia: Bertambah Jadi 10, Terbanyak di Bengkulu

Terganggunya kinerja kabinet, sambung ketua Fraksi Partai NasDem itu, karena menteri yang mencalonkan sebagai capres bakal menghabiskan waktunya untuk berkampanye dan menyosialisasikan dirinya kepada masyarakat.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved