Breaking News:

Virus Corona

Ketua Umum PHRI Minta Pemerintah Belajar ke India, Harga Tes PCR di Sana Cuma Rp 97 Ribu

Menurut Hariyadi, harga ideal untuk tes PCR di Indonesia pada saat ini sebesar Rp 150 ribu.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/ Ramadhan L Q
Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani meminta pemerintah belajar ke India, untuk menentukan harga tes PCR di dalam negeri, karena harga Rp 300 ribu masih terbilang mahal. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani meminta pemerintah belajar ke India, untuk menentukan harga tes PCR di dalam negeri, karena harga Rp 300 ribu masih terbilang mahal.

Hal tersebut disampaikan Hariyadi, menyikapi penurunan harga tes PCR menjadi Rp 300 ribu dari sebelumnya Rp 495 ribu.

"Kalau pemerintah sudah mensyaratkan tes PCR, maka harus bisa memperhatikan kemampuan masyarakat."

Baca juga: Sudah Bikin Kesepakatan dengan Merck, Akhir Tahun Ini Indonesia Kedatangan Molnupiravir

"Kalau mahal, ngerjain rakyat, rakyat diperas."

"Saya sudah kasih tahu untuk melihat ke India, mereka sudah paling murah hanya Rp 97 ribu."

"Lihat komponen cost-nya, kalau ada subsidi, berapa subsidinya," tutur Hariyadi saat dihubungi, Selasa (26/10/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS: Jokowi Perintahkan Harga Tes PCR Diturunkan Jadi Rp 300 Ribu dan Berlaku Tiga Hari

Menurut Hariyadi, harga ideal untuk tes PCR di Indonesia pada saat ini sebesar Rp 150 ribu, dan harga tersebut sudah membuat untung para pengusaha yang bermain di bisnis itu.

"Kabangetan juga ini pemain PCR, makin ke sini kan alatnya makin murah karena teknologinya makin baik dan prosesnya lebih cepat."

"Harga Rp 150 ribu, sudah buat mereka untung," paparnya.

Baca juga: Kepala Daerah, Menteri, dan Ketua Umum Parpol Dikapitalisasi untuk Pilpres 2024

Namun, Hariyadi enggan menyebut modal biaya satu kali melakukan tes PCR, tetapi yang jelas saat ini untuk harga reagen sudah lebih murah dari sebelum-sebelumnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved