Tak Niat Ubah Kurikulum Pendidikan Meski Banyak Polisi Langgar Aturan, Polri: Itu Oknum

Ramadhan menyampaikan, pelanggaran yang belakangan banyak viral di media sosial hanya oknum dari anggota.

Editor: Yaspen Martinus
museum.polri.go.id
Polri tak berniat mengubah kurikulum atau materi pendidikan, menyusul kasus maraknya pelanggaran yang dilakukan oleh polisi. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Polri tak berniat mengubah kurikulum atau materi pendidikan, menyusul kasus maraknya pelanggaran yang dilakukan oleh polisi.

"Saya rasa pendidikan yang telah dilakukan, apakah pendidikan latihan itu sesuai dengan kurikulum yang telah disusun oleh Polri," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Jumat (22/10/2021).

Ramadhan menyampaikan, pelanggaran yang belakangan banyak viral di media sosial hanya oknum dari anggota.

Baca juga: Durasi Jabatan Presiden Lama dan Baru Tak Boleh Terlampau Jauh untuk Hindari Kegaduhan Politik

Oknum itu dianggap telah melakukan tindakan yang tidak sesuai prosedur.

"Perbuatan yang dilakukan anggota itu merupakan perbuatan oknum, dan itu di luar dari SOP."

"SOP telah diatur dengan sebaik-baiknya, penggunaan kekuatan oleh Polri diatur dalam peraturan Kapolri," jelasnya.

Baca juga: Pemerinah Bolehkan Anak di Bawah Usia 12 Tahun Naik Pesawat, Wajib Tes PCR

Ia menyampaikan, oknum anggota yang dinilai telah melanggar juga telah dijatuhkan sanksi hukuman sesuai aturan perundang-undangan.

"Bagi anggota yang melanggar aturan akan dengan tegas mendapat sanksi sesuai dengan perbuatan yang dilakukan," jelasnya.

Ramadhan memastikan, pihaknya tidak akan membiarkan anggotanya bebas melakukan pelanggaran.

Baca juga: Anies Dideklarasikan Sebagai Capres 2024, PKS Tetap Dorong Salim Segaf Al-Jufri ke Pentas Nasional

Hal itu pun sesuai dengan instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Menurut Ramadhan, pihaknya memastikan akan menindak para anggotanya yang melanggar sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Jadi perbuatan anggota atau oknum, tidak pernah dilakukan pembiaran."

Baca juga: UPDATE Covid-19 Indonesia 21 Oktober 2021: 633 Orang Positif, 1.372 Pasien Sembuh, 43 Wafat

"Dengan tegas, pimpinan Polri akan melakukan tindakan sesuai dengan aturan dan peraturan undang-undang yang berlaku," beber Ramadhan.

Ramadhan mengingatkan anggota Polri yang masih nekat melakukan pelanggaran, baik disiplin, etik, maupun pidana, menanggung risikonya tersendiri.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved