Empat Kadernya Diciduk karena Terlibat Korupsi, Golkar Bakal Lebih Intensif Lakukan Pencegahan
Empat kader Partai Golkar terjerat kasus korupsi dalam rentang waktu yang tak lama.
WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Empat kader Partai Golkar terjerat kasus korupsi dalam rentang waktu yang tak lama.
Terbaru, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra sebagai tersangka dugaan suap.
Sebelum Andi Putra, Kejaksaan Agung menetapkan eks Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin sebagai tersangka.
Baca juga: Berkas Perkara Muhammad Kece Belum Lengkap, Jaksa Berikan Petunjuk kepada Penyidik
Lalu, eks Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dan Bupati Musi Banyuasin sekaligus Ketua DPD Golkar Sumsel serta anak dari Alex Noerdin, Dodi Reza Alex Noerdin, diciduk KPK.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan, partainya bakal melakukan upaya pencegahan agar kader beringin tak lagi terlibat kasus korupsi.
"Kami bertekad dengan beberapa peristiwa itu, ini akan menambah upaya kami agar lebih intensif mengantisipasi."
Baca juga: Terima Berkas Perkara Penganiayaan M Kece oleh Irjen Napoleon, Jaksa Butuh 7 Hari untuk Meneliti
"Agar kader-kader kami tak terjebak lagi dalam masalah hukum itu," kata Doli ditemui di Kantot DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (20/10/2021).
Doli menegaskan, kader yang terjerat kasus korupsi tidak terkait dengan kebijakan partai.
Ketua Komisi II DPR itu mengatakan, kejadian tersebut merupakan persoalan pribadi.
Baca juga: Ciduk Kader Partai Golkar Lagi, KPK: Kami Tidak Berpolitik, Ini Murni Kasus Hukum
Di sisi lain, meski kader Golkar sudah tersangka, hukum tetap menganut asas presumption of innocence.
"Jadi belum tersangka itu terbukti salah, kemudian otomatis menjadi terdakwa atau terpidana."
"Prosesnya kan masih panjang."
Baca juga: UPDATE Vaksinasi Covid-19 RI 20 Oktober 2021: Suntikan Pertama 109.796.866, Dosis Kedua 64.622.692
"Oleh karena itu kita serahkan mekanismenya pada mekanisme yang berlaku."
"Kita hormati proses hukum para penegak hukum," paparnya.
Doli mengatakan, Golkar bakal terus menekankan soal clean goverment dan good governance melalui bimbingan teknis (bimtek), hingga pendidikan politik (dikpol) kepada para kader.
Baca juga: Setelah Ditetapkan Jadi Tersangka oleh KPK, Bupati Kuansing Andi Putra Dibawa ke Jakarta Sore Ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/ahmad-doli-kt.jpg)