Breaking News:

Berita Jakarta

Tercantum Dalam Perda APBD, Anies Baswedan Sebut Interpelasi Formula E Unik

Tercantum Dalam Perda APBD, Anies Baswedan Sebut Interpelasi Formula E Unik. Berikut Alasannya

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dwi Rizki
Ist
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat webinar dengan para investor asal Singapura berjudul ‘Insight into Investment Opportunities in Jakarta Province’ pada Rabu (13/10/2021). Dalam kesempatan itu, Anies menawarkan dua proyek besar kepada para investor di Ibu Kota. 

WARTAKOTALIVE.COM, CILANDAK - Keinginan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menggelar Formula E sempat menuai polemik di kalangan DPRD DKI Jakarta.

Sebanyak 33 anggota dewan dari Fraksi PDI Perjuangan dan PSI menolak rencana itu, sedangkan 73 anggota dewan lainnya dari tujuh fraksi mendukungnya.

Anies bilang, dana Formula E sudah tercantum dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2020, jauh sebelum adanya pandemi Covid-19.

Hal ini sebagaimana Perda Nomor 7 tahun 2019 tentang APBD Tahun Anggaran 2020.

Karena itu, kata Anies, akan menjadi aneh ketika anggota dewan justru mangajukan hak interpelasi Formula E kepadanya. Sebab rencana Formula E yang termaktub dalam Perda APBD merupakan produk hukum bersama antara eksekutif dan legislatif.

Baca juga: Kota Tangsel Terapkan PPKM Level 2, Wali Kota Ingatkan Tetap Disiplin Jalankan Protokol Kesehatan

Baca juga: Menuai Penolakan, Politisi PDIP Alasan Dipilihnya Mustafa Kemal Ataturk Sebagai Nama Jalan Ibu Kota

“Tugas eksekutif itu melaksanakan APBD, nah jadi Formula E itu ada dalam Perda APBD. DKI kemudian mau melaksanakan itu (Formula E), jadi agak unik ketika dewan menginterpelasi program yang memang ada di dalam Perda,” kata Anies saat menerima kunjungan Redaksi Warta Kota di kediamannya kawasan Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan pada Sabtu (16/10/2021) lalu.

Beda halnya, ketika Anies mengeluarkan produk hukum berbentuk Peraturan Gubernur (Pergub). Jika Anies mengeluarkan Pergub Formula E dan tidak melibatkan legislator, dewan sah-sah saja mengajukan interpelasi.

“Kalau itu (Formula E) adalah program yang diatur lewat Pergub, saya bikin inisiatif dan saya kerjakan sendiri (tanpa melibatkan dewan), lalu dewan mempertanyakan. Itu baru nyambung,” ucapnya.

Baca juga: Gubernur Anies: Ratusan Juta Pasang Mata Bakal Mengarah ke Formula E di Jakarta

Baca juga: Saiful Huda Komisi X Sambut Baik Langkah Menpora Bentuk Tim Akselerasi dan Investigasi

Jakarta Bersyukur

Ajang balap Formula E yang rencananya digelar pada 4 Juni 2022 mendatang, bakal dihadiri wisatawan domestik maupun wistawan asing. Dalam setahun, Indonesia akan menjadi tuan rumah ajang internasional yaitu MotoGP di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Formula E di DKI Jakarta.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved