Info BPJS Kesehatan

Pelayanan di Tengah Pandemi, Sigit Apresiasi Layanan Aplikasi Mobile JKN

Sigit berencana untuk mengubah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) bagi dirinya dan keluarganya ke Puskesmas Tapos untuk digunakan bulan depan.

Editor: Ichwan Chasani
Dok. BPJS Kesehatan
Sigit Jati Waluyo (55) warga Gunung Putri, peserta program JKN-KIS. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG — Pelayanan di tengah pandemi Covid-19 bagi sebagian orang dianggap sulit untuk dilakukan. Kebutuhan proses administrasi dan rasa khawatir akan penyebaran virus yang masih ada di sekitar tidak menghalangi Sigit Jati Waluyo (55) warga Gunung Putri mendapatkan pelayanan administrasi.

Ditemui di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Cibinong, ia menuturkan pengalaman proses pelayanan administrasi yang ia terima di tengah pandemi.

Pria yang kerap disapa Sigit ini berencana untuk merubahkan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) ia dan keluarganya ke Puskesmas Tapos untuk digunakan bulan depan.

“Sejak pagi menyempatkan untuk ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Cibinong untuk melakukan perubahan FKTP karena anak saya akan kontrol gigi bulan depan. Sampai di sini saya diarahkan untuk merubahkan melalui aplikasi Mobile JKN. Menurut saya hal tersebut langkah yang tepat untuk saling menjaga dan meminimalisir kontak langsung. Saya pun merasa aman karena proses pelayanan di tengah pandemi dilakukan sesuai protokol kesehatan,” ujar Sigit, baru-baru ini.

Sebagai kantor layanan publik yang melayani seluruh masyarakat Indonesia, BPJS Kesehatan berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan prima dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat agar tercipta rasa aman.

Sigit menuturkan bahwa ia salah satu masyarakat yang cukup khawatir dengan adanya virus ini dan penerapan ketat protokol kesehatan.

Dengan adanya penerapan protokol kesehatan yang optimal, dirinya mengapresiasi penerapan protokol kesehatan yang diterapkan di BPJS Kesehatan Cabang Cibinong, peserta diarahkan untuk mengikuti alur dengan tidak membuat kerumunan serta diberlakukan pembatasan-pembatasan, ketersediaan tempat cuci tangan, hingga pengecekan suhu tubuh.

“Peserta yang datang diarahkan untuk cuci tangan, cek suhu tubuh dan dijelaskan untuk menggunakan kanal layanan lainnya. Saya salah satu yang diarahkan untuk menggunakan layanan Mobile JKN untuk perubahan data. Petugas di sini sangat membantu dengan memberikan flyer aplikasi Mobile JKN, dan penjelasan menggunakan aplikasi tersebut. Jadi peserta gak kebingungan juga, selain itu timbul rasa aman untuk berada di sini dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Saya sangat apresiasi hal tersebut, proses data yang mudah dan dapat dilakukan secara mandiri,” tambah Sigit.

Di akhir penuturannya, ia berpendapat bahwa Indonesia termasuk negara yang hebat dapat menyelenggarakan Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dengan jangkauan seluruh warga Indonesia.

Sigit pun mengapresiasi inovasi layanan aplikasi Mobile JKN yang dianggap efektif terlebih ditengah pandemi yang membatasi aktivitas masyarakat. Ia berharap makin banyak masyarakat yang memahami dan memanfaatkan kanal layanan mandiri lainnya demi menjaga satu sama lain dari penularan virus. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved