Peran Penting Orangtua Cegah si Buah Hati Adiksi Gawai
Orangtua memiliki peran yang sangat penting dalam mengasuh dan memperhatikan pola perilaku pengunaan gawai dan internet.
Penulis: Ign Agung Nugroho | Editor: LilisSetyaningsih
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Orangtua memiliki peran yang sangat penting dalam mengasuh dan memperhatikan pola perilaku pengunaan gawai dan internet.
Hal itu, tujuan agar tidak terjadi adiksi alias kecanduan pada anak-anak.
Menurut dr. Enjeline Hanafi, SpKJ, BMedSci, hal pertama yang harus diperhatikan dalam mencegah adiksi gawai pada anak adalah orang tua harus bisa menjadi role model yang baik bagi si buah hatinya.
"Caranya seperti membatasi penggunaan internet, mematikan notifikasi, dan tidak menggunakan gawai saat sedang berbicara atau berkumpul bersama anak," kata dokter Enjeline saat webinar peluncuran program "Jauhkan Adiksi Gawai Optimalkan Potensi Anak (Jagoan)", belum lama ini.
Baca juga: Buku KIA Bisa Bungkam Mulut Nyinyir Soal Tumbuh kembang Anak
Baca juga: Pendidikan Anak Terbaik Berasal dari Keluarga, Mien Uno: Peran Orangtua Tentukan Tumbuh Kembang Anak
Selain itu, orangtua membatasi dan mengawasi anak dalam menggunakan gawai dan mengakses internet secara berlebih.
Orangtua harus bisa mengatur tempat dan waktu penggunaan media sosial atau permainan, terutama saat sedang makan dan sebelum tidur.
"Orangtua sebaiknya menjadwalkan kegiatan rutin bersama anak, baik yang berkaitan dengan waktu bermain online seperti game online dan bermain offline, seperti memasak, membaca, ataupun berolahraga," katanya.
Lebih lanjut dokter Enjeline mengatakan, ada satu kebiasaan yang dilakukan para orangtua, ketika anaknya rewel langsung disodorkan gawai agar diam.
Baca juga: Masa Pandemi Munculkan Tantangan buat Anak, Wakil Wali Kota Bekasi: Peran Orangtua Sangat Penting
Baca juga: Masih Banyak Hubungan Sesama Jenis di Kota Depok, Perlu Tindakan Tegas dan Peran Orangtua
"Nah, ini sebaiknya juga tidak boleh dilakukan karena tetap harus ada batasan berapa jam yang harus kita kasih sebagai batasan terhadap anak-anak kita. Jadi, jangan buat penggunaan gawai sebagai hadiah," ujarnya.
Selain langkah tersebut, dokter Enjeline juga menekankan pentingnya pola asuh yang baik dari orangtua agar anak merasa adil dan disayang.
Dia menyebut, ada empat pola asuh orangtua, yakni authoritarian, authoritative, permissive, dan uninvolved.
Menurutnya, pola asuh orang tua authoritative lah yang paling baik.
Baca juga: Orang Tua Murid SMPN 2 Kota Bekasi Sebut Tumbuh Kembang Anak Terganggu selama PJJ
Baca juga: Peduli Tumbuh Kembang Anak di Blora, Lemkapi Apresiasi Aiptu Hadi Sutomo, Sebut Bisa Jadi Motivasi
Pasalnya, terjadi hubungan timbal balik antara anak dan orangtua.
Pada pola asuh ini, anak dapat beropini dan mengeluarkan pendapatnya lewat diskusi dan negosiasi.
Dan sebaiknya dalam satu keluarga terjadi diskusi, yakni antara ayah, ibu, anak, ataupun kakaknya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/gawai-pada-anak.jpg)