Muktamar Nahdlatul Ulama

Said Aqil Siradj Tak Minta Dukungan Jadi Calon Ketua Umum PBNU, Sebut Jokowi Bapak Infrastruktur

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj menyebut Presiden Jokowi sebagai Bapak Infrastruktur, karena banyak membangun infrastruktur di masa kepemimpinannya.

WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
PBNU berencana menggelar Muktamar ke-34 NU di Lampung pada 23-25 Desember 2021. Foto dok: Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (8/8/2014). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR -- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berencana menggelar Muktamar ke-34 NU di Lampung pada 23-25 Desember 2021.

Untuk kesuksesan dan kelancaran acara Muktamar ke-34 NU, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (6/10/2021). 

Dalam pertemuan itu, Said Aqil menyebut Presiden Jokowi sebagai Bapak Infrastruktur, karena banyak membangun infrastruktur di masa kepemimpinannya yang bisa dirasakan secara nyata oleh rakyat.

Hal itu disampaikan langsung Said Aqil kepada Presiden saat dirinya melaporkan rencana penyelenggaraan Muktamar Ke-34 NU kepada Presiden, di Istana Negara, Gambir, Jakarta, Rabu (6/10/2021). 

Baca juga: PROFIL Gus Baha, Santri Kesayangan Mbah Moen yang Diusulkan Jadi Caketum PBNU Melawan Said Aqil

"Saya katakan, Bapak ini Presiden Infrastruktur. Pak Jokowi ini Bapak Infrastruktur, yang kita semua nikmati keberhasilan pembangunan infrastruktur, bukan hanya di Jawa atau Indonesia Barat, tapi juga Indonesia Tengah dan Timur," ujar Said Aqil kepada wartawan seusai pertemuan, di Jakarta, Rabu.

Pada pertemuan tersebut Said juga menyampaikan apresiasi PBNU atas sejumlah kesuksesan pemerintahan Joko Widodo.

Baca juga: Wasekjend PBNU: Penyebaran Informasi Kondisi Muslim di Uighur China Lebih Banyak Propagandanya

Baca juga: PBNU Angkat Bicara Soal Arab Saudi yang Batasi Penggunaan Toa Masjid: Itu Urusan Budaya

Misalnya, atas kesuksesan program vaksinasi, termasuk komitmen pemerintah melaksanakan vaksinasi di kalangan pesantren dan kepada para kiai.

Dia mengatakan, Indonesia saat ini termasuk negara di dunia yang sukses dalam vaksinasi dan mampu mengendalikan penularan Covid-19.

Dia juga mengapresiasi keberhasilan pemerintah menanggulangi radikalisme dan terorisme seperti pembubaran organisasi HTI dan FPI yang sebelumnya belum pernah terjadi, serta mengapresiasi penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua yang berlangsung aman dan damai.

Adapun inti pertemuan Said dengan Jokowi adalah melaporkan rencana penyelenggaraan Muktamar Ke-34 NU tanggal 23-25 Desember 2021 di Lampung.

Baca juga: PBNU Sebut ada Dugaan Pelecehan Seks di Materi Tes Pegawai KPK, Ini Daftar Pertanyaannya

Dia meminta dukungan Presiden agar penyelenggaraan Muktamar NU dapat berjalan aman dan nyaman.

"Bicara dengan Presiden hanya masalah penyelenggaraan Muktamar agar sukses, berhasil, mohon dukungan. Bukan dukungan calon, dukungan Muktamar agar aman, nyaman," kata Said menjelaskan.

Bertemu Presiden Jokowi Kangen-kangenan

Selain itu, KH Said Aqil Siradj mengatakan, bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara untuk kangen-kangenan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved