Breaking News:

Formula E

Hak Interpelasi Formula E Tidak Masuk dalam Agenda Paripurna DPRD DKI Jakarta, Selasa (28/9/2021)

Para anggota DPRD DKI Jakarta akan menggunakan hak interpelasi untuk membahas soal Formula E dalam rapat paripurna pandangan umum fraksi.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
Kembali Geruduk Gedung DPRD DKI Tolak Formula E, Aksi Demo Dari Jakarta Bergerak Sempat Ricuh, Rabu (22/09/21). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Para anggota DPRD DKI Jakarta akan menggunakan hak interpelasi untuk membahas soal Formula E dalam rapat paripurna pandangan umum fraksi.

Hak interpelasi digulirkan Fraksi PDI Perjuangan dan PSI demi meminta klarifikasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal rencana Formula E yang digelar pada Juni 2022.

Rencana rapat paripurna itu telah diputuskan dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI Jakarta pada Senin (27/9/2021) pagi.

“Tanggal 28 (September) atau besok paripurna jam 10 pagi,” ujar Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, usai rapat Bamus di kantornya, Senin (27/9/2021).

Prasetio mengatakan, rapat paripurna interpelasi harus digulirkan karena telah memenuhi persyaratan.

Berdasarkan Peraturan DPRD DKI Jakarta Nomor 1 tahun 2014 tentang Tata Tertib (Tatib) DPRD DKI Jakarta, hak interpelasi dapat digulirkan minimal diajukan oleh 15 orang dan dua fraksi.

Baca juga: DPRD DKI Dijadwalkan Menggelar Paripurna Interpelasi untuk Membahas Formula E pada Selasa (28/92021)

Baca juga: DPRD DKI Jadwalkan Panggil Anies Lewat Paripurna Interpelasi Formula E Selasa Besok

Baca juga: INAYES Yakini Ajang Balap Formula E Gairahkan Pariwisata Jakarta

Pada interpelasi kali ini, tercatat ada 33 anggota dewan dari dua fraksi yang mengajukan hak itu. Sebanyak 33 anggota dewan itu berasal dari Fraksi PDI Perjuangan.

Sementara itu, Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta menilai, jadwal agenda paripurna interpelasi Formula E yang rencananya digelar pada Selasa (28/9/2021) menyalahi aturan.

Sebab dalam rapat penyusunan jadwal di Badan Musyawarah (Bamus) pada Senin (27/9/2021), agenda pembahasan paripurna interpelasi Formula E tidak tertera.

"Dalam rapat Bamus yang dibuat undangannya oleh Ketua (DPRD DKI Jakarta) itu nggak ada menentukan jadwal agenda paripurna interpelasi. Berarti kalau memang muncul (soal interpelasi), itu berarti menyalahi tata tertib,” kata Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Achmad Yani, saat dikonfirmasi pada Senin (27/9/2021).

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved