Breaking News:

Kesehatan

PDHMI: Manfaat Poliherbal di Masa Pandemi Jadi Pilihan Terapi Covid-19, Ini Hasil Uji Klinisnya

Di masa pandemi manfaat Poliherbal jadi pilihan terapi Covid-19, hasil uji klinisnya dapat mencegah perburukan serta mempercepat pemulihan pasien.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Kompas.com/Shutterstock/Cozine
PDHMI: Manfaat Poliherbal di Masa Pandemi jadi Pilihan Terapi Covid-19, Ini Hasil Uji Klinisnya. 

Produk tersebut dilakukan observasi uji klinis sebagai adjuvan standar pengobatan Covid-19  kepada pasien dengan derajat sedang berdasarkan hasil uji klinik dan hasil laboratorium.

Penelitian ini dr Lusi melibatkan peneliti yang pakar di bidangnya, Prof. Dr. apt. Syamsudin, M.Biomed merupakan Guru Besar bidang Farmakologi Bahan Alam dari Fakultas Farmasi Universitas Pancasila.

Baca juga: Petugas PPSU Duga Pelaku Vandalisme Tugu Sepatu Beraksi Malam Hari

Hasil penelitian ini terbit di dalam jurnal internasional, yakni European Journal of Molecular and Clinical Medicine.

Pengujian dengan uji klinis acak terkontrol single blind parallel study pada pasien yang memiliki gejala serta kasus positif, kemudian pasien ditindaklanjuti selama 7 hari setelah dosis terakhir pemberian polyherbal.

Sebanyak 48 pasien positif Covid-19 dan dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok pertama diberikan terapi standar ditambah polyherbal dan kelompok kedua diberikan terpai standar dengan placebo selama 7 hari.

Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan tanda-tanda klinis dan vital dilakukan pada pasien setiap hari sebagai adjuvan pengobatan standar yang diberikan untuk penanganan pasien Covid-19 terkonfirmasi pneumonia sedang dengan pemberian polyherbal  selama 7 hari.

Hasil pengobatan dinilai untuk perbaikan gejala klinis dan laboratorium setiap 5 hari perawatan pasien. Pemeriksaan klinis dilakukan pada bulan November 2020 hingga Januari 2021 setelah lolos uji etik.

Penelitian dimulai dengan mengisi informed consent, menandatanganinya, dan setelah itu dilanjutkan ke fase seleksi, perlakuan, dan pasca perawatan.

Selama penelitian, gejala klinis, kemudian dihitung darah lengkap, protein C reaktif, D-dimer dinilai sebelum dan setelah perawatan Covid-19.

Hasil dari penelitian itu adalah dapat mencegah perburukan serta  mempercepat pemulihan pada pasien Covid-19 kategori sedang. 

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved