Breaking News:

Berita Nasional

Kabar Gembira buat Emak-emak, Dirut PNM Siap Turunkan Bunga Cicilan Nasabah Mekaar

Mekaar merupakan layanan permodalan yang diperuntukan bagi perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro

Penulis: | Editor: Feryanto Hadi
istimewa
Cara mudah lakukan pencairan BLT UMKM 2021 tahap 3 lewat PNM Mekaar BNI 

WARTAKOTALIVE.COM,  JAKARTA - PT Permodalan Nasional Madani atau PNM memastikan cicilan kredit untuk para nasabah Mekaar akan segera diturunkan.

Mekaar adalah singkatan dari Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera.

Mekaar merupakan layanan permodalan yang diperuntukan bagi perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro, baik yang ingin memulai usaha maupun mengembangkan usaha.

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi mengatakan, pertumbuhan bisnis dan aktivitas pemberdayaan PNM ke depan berpotensi makin besar pasca terbentuknya Holding Ultra Mikro.

Baca juga: Pemerintah Target Buka Jutaan Lapangan Kerja hingga Naikkan Kredit UMKM di 2022 

Dengan adanya holding ini, pembinaan akan semakin masif dan penyaluran pinjaman modal semakin produktif dengan bunga cicilan yang lebih ringan.

"Penurunan (bunga) cicilan akan terjadi pasca holding. Saat ini, sedang didiskusikan bersama. Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan," ujar Arief dalam keterangannya, Sabtu (28/8/2021).

Dengan integrasi ekosistem ultra mikro, PNM yakin nasabah Mekaar akan memperoleh keuntungan penurunan bunga pinjaman sekitar 3 persen.

Baca juga: Limbah Medis di Bekasi Utara Diduga dari Klinik Hewan, Rahmat Effendi Geram, Ancam Cabut Izin Usaha

Baca juga: Sosok Aryo Andrianto, Meniti Usaha dari Toko Online, Kini Sukses Kembangkan Bisnis Vape

Sinergi itu juga bakal semakin menguntungkan masyarakat kecil karena dapat mengoptimalkan peran pemberdayaan PNM dengan penurunan biaya overhead sekitar 8 persen.

Selain itu, penguatan ekosistem usaha ultra mikro nasional melalui holding diharapkan dapat memberikan akses pendanaan yang lebih murah, berkurang sekitar 7 persen sampai 9 persen.

"Ekosistemnya tentu akan menjadi lebih besar. Pelaku (usaha) ultra mikro dapat menjalin kerja sama dengan pelaku usaha menengah, bahkan korporasi, secara langsung," pungkas Arief.

Baca juga: Menteri BUMN Erick Thohir: Hari Ini Kita Buka Mata Dunia, Indonesia Bisa Selenggarakan Event Besar

Sebagai informasi, saat ini Pemerintah melalui Kementerian BUMN tengah mempercepat pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro.

Holding tersebut terdiri atas tiga entitas BUMN yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku induk holding, dan PT Pegadaian (Persero) serta PT PNM (Persero).

Diharapkan, holding ultra mikro dapat memberikan layanan pembiayaan yang murah, mudah, dan efisien

Baca juga: Aplikasi PeduliLindungi Jadi Syarat Perjalanan, Terminal Kalideres Masih Sosialisasi

Diketahui, saat ini di masyarakat telah menjamur lembaga pemberi kredit pembiayaan yang menerapkan skema bunga cukup tinggi. Yang tentunya sangat memberatkan masyarakat. (Bambang Ismoyo)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved