Breaking News:

Kriminalitas

Jejak Pelarian Tercium, Muhammad Kece Berhasil Dibekuk di Bali

Muhammad Kece tertangkap di sebuah tempat di Bali. Kini, Muhammad Kece sedang dibawa ke markas Bareskrim, Jakarta.

Editor: Feryanto Hadi
Tribunnews.com
Tangkapan layar akun YouTube Muhammad Kece yang Dikecam MUI akibat menistakan agama islam/YouTube Muhammad Kece. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Polisi telah menangkap Youtuber bernama Muhammad Kece setelah sebelumnya menaikkan status penyelidikan yang bersangkutan menjadi penyidikan.

Muhammad Kece dikabarkan tertangkap di sebuah tempat di Bali.

Kini, Muhammad Kece sedang dibawa ke markas Bareskrim, Jakarta.

Kabagpenum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan mengungkapkan,  kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Muhammad Kece kini telah naik ke tahap penyidikan.

Baca juga: KH Cholil Nafis Minta Aparat Proses Hukum Youtuber Muhammad Kece yang Dinilai Bisa Merusak Persatuan

Setelah dapat diamanakan, ia memastikan Muhammad Kece akan diperiksa untuk dimintai keterangan terkait dugaan penistaan agama yang dilakukannya.

Baca juga: Bebas dari Penjara, Gus Nur Akan Ubah Strategi biar Amar Maruf Nahi Munkarnya Tak Berujung Bui

Lebih lanjut, Ramadhan mengatakan sejauh ini pihaknya sudah menurunkan atau takedown 20 video yang diunggah Muhammad Kece ke YouTube karena diduga memuat unsur provokatif dan mengadu domba antarumat beragama.

Penurunan puluhan video itu dilakukan setelah Polri berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

"Sejak Minggu (22/8), Polri sudah berkoordinasi dengan Kominfo, kami minta agar video tersebut di-'takedown' dan Kominfo mengajukan permintaan kepada pihak YouTube," ucap Ramadhan di Jakarta, Selasa (25/8/2021)

Baca juga: Pekan Depan, 613 Sekolah di Jakarta Bakal Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

Ramadhan menjelaskan, untuk menurunkan video yang diunggah Muhammad Kece tersebut harus mendapat persetujuan dari YouTube terlebih dahulu.

Menurut dia, ada sekitar 400 video yang terkait Muhammad Kece yang sudah disebarkan oleh sejumlah pengguna. Dari jumlah tersebut, baru 20 video yang berhasil di-takedown.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved