Selasa, 12 Mei 2026

Konser Musik

Mendengar Suara Burung dan Jangkrik Mengudara hingga Musik Orkestra Erwin Gutawa di Forestra 2019

Forestra diambil dari Forest dan Orchestra digelar untuk menggiatkan tiap generasi untuk menghormati alam dalam satu atmosfer artistik dan inovatif.

Tayang:
Dokumentasi Forestra 2019
Suasana panggung megah rancangan Jay Subyakto di Forestra yang digelar di Orchid Forest Cikole, Bandung, Jawa Barat, pada 28 September 2019. 

"Tujuan kami tidak hanya merayakan musik orkestra, namun menginspirasi penonton bersama merenung tentang alam dan masa depannya," kata Barry Akbar.

Musisi yang tampil di Forestra 2019 hanya yang terbaik, mulai komposer hingga musisi Erwin Gutawa, Isyana Sarasvati, Maliq & D'Essentials, serta Once Mekel.

Sebagian besar instrumen orkestra itu bahan dasarnya dari kayu, strings, biola, cello, alat tiup, perkusi.

Baca juga: Prambanan Jazz Festival Siap Digelar, Anas Syahrul Alimi: Tak Ada yang Lebih Indah Selain Kolaborasi

Baca juga: Peringati Hari Kartini, Rumpies Gelar Konser yang Disiarkan Virtual Hari Rabu Sore Ini, Siap Nonton?

"Ada sensasi membawa lagi bunyi-bunyian itu ke habitatnya, seperti mengembalikan rasa natural instrumen itu saat dibunyikan di tempat asalnya," kata Erwin Gutawa.

Erwin Gutawa sekaligus menjadi Music Director Forestra dan pengisi acara Forestra.

Penyanyi Isyana Sarasvati saat beraksi di Forestra yang digelar di Orchid Forest Cikole, Bandung, Jawa Barat, pada 28 September 2019.
Penyanyi Isyana Sarasvati saat beraksi di Forestra yang digelar di Orchid Forest Cikole, Bandung, Jawa Barat, pada 28 September 2019. (Dokumentasi Forestra 2019)

Jay Subyakto diminta menjadi Creative Director Forestra dan diminta mendesain keseluruhan teknis acara.

Melalui Forestra, Jay Subyakto berharap semua taman nasional mengajarkan ke masyarakat untuk melindungi dan menghormati alam.

"Ini perlu jadi agenda nasional. Selalu berpikir dari diri sendiri, jangan hanya mengekor dan membeli lisensi festival musik dari luar negeri," kata Jay Subyakto.

Baca juga: Live Streaming 14 Jam, Prambanan Jazz Festival 2020 Jadi Konser Musik Live dengan Durasi Terpanjang

Baca juga: Seru, Bisa Nyanyi Bareng Andmesh Kamaleng di Konser Virtual Prambanan Jazz Festival 2020

Film dokumenter ini dirilis bertepatan peringatan Hari Konservasi Alam Nasional pada 10 Agustus 2021.

"Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional diharapkan mengingatkan kembali semangat anak muda akan pentingnya kesadaran akan mencintai alam," kata Jay Subyakto.

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved