Breaking News:

Virus Corona

Isolasi Mandiri di Rumah, Apa yang Harus Dilakukan? Ini Cara Agar tidak Menularkan ke Orang Lain

Pahami risiko bahwa kita bisa menjadi pihak yang menularkan Covid-19 pada orang lain ketika memiliki riwayat kontak erat ataupun riwayat perjalanan.

Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Mohamad Yusuf
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Warga Tanah Abang yang sedang menjalani isolasi mandiri Covid-19 mendapat bantuan sosial dari DPC Partai Demokrat Jakarta Pusat be makanan dan alat pelindung diri, Rabu (21/7/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Banyak pasien Covid-19 yang akhirnya memilih untuk isolasi mandiri di rumah.

Dengan pertimbangan karena sulitnya mendapatkan kamar perawatan karena penuh pasien, namun ada juga yang agar tetap dekat dengan keluarga.

Namun, apa saja yang harus dilakukan saat isolasi mandiri di rumah? Khususnya agar tidak menularkan ke orang lain? 

Baca juga: Mengintip Perkiraan Gaji Wakil Komisaris BRI, Posisi yang Ditinggalkan Rektor UI Ari Kuncoro

Baca juga: Ketika Oknum Satpol PP, Dishub hingga BPBD Kompak Pungli ke Sopir Truk Modus Surat Vaksin Covid-19

PILU, Suami Istri Ini Terpaksa Jual Panci hingga Rice Cooker untuk Beli Beras Akibat Terdampak PPKM

Dikutip dari akun resmi Instagram Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI  Jakarta, @dkijakarta, pada Kamis (5/8/2021).

Apakah diri kita terpapar Covid-19 karena ada riwayat kontak erat dengan orang terkonfirmasi Covid-19? Apakah memiliki riwayat bepergian dari daerah yang berisiko tinggi?

Kalau jawabannya iya, lakukan karantina mandiri walaupun tidak menunjukkan gejala apapun untuk mencegah potensi penularan.

"Saat menjalankan karantina mandiri baiknya kita memisahkan diri dari penghuni rumah lainnya, dari tempat istirahat, peralatan makan atau mandi yang digunakan, hingga cucian milik sendiri untuk tidak dicampurkan," tulisnya.

Lainnya, beristirahat dengan memastikan kondisi tubuh terhidrasi dan mengonsumsi makanan bergizi, pastikan tetap berkomunikasi dengan keluarga dan teman.

"Tentunya kita perlu memantau kondisi kesehatan dari gejala Covid-19 seperti: demam, batuk, rasa lelah. Jika alami gejala, ikuti saran dari dinas kesehatan dan jika susah bernapas segera minta pertolongan medis," katanya.

Hindari untuk melakukan aktivitas dengan orang lain, seperti menerima tamu, keluar rumah untuk kerja/beribadah/makan/belanja, menggunakan transportasi umum, dan lain-lainnya.

Baca juga: CATAT! Terbitkan Aturan PPKM Level 4, Anies: Pasar Buka hingga Pukul 13.00, Swalayan Sampai 20.00

Baca juga: HATI-HATI! Penggunaan Narkoba di Tengah Pandemi Meningkat 45.227 Kasus, Pengedar Manfaatkan Situasi

Baca juga: Hasil Tes PCR Tetap Positif Setelah 2 Minggu, Perlukah Tes Ulang? Berikut Penjelasan dari WHO

Pahami risiko bahwa kita bisa menjadi pihak yang menularkan Covid-19 pada orang lain ketika memiliki riwayat kontak erat ataupun riwayat perjalanan dari zona merah.

"Situasi memang berat, tapi bila kita bersatu maka optimis pandemi bisa dilalui. Disiplin 6M: (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan,  Mengurangi mobilitas, dan Menghindari makan bersama), dan #vaksindulu. Bersama kita hentikan penularan Covid-19," jelasnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved