Breaking News:

Sampah

PLTSa tak Kunjung Terealisasi, Gunungan Sampah di TPA Rawa Kucing Kian Meninggi

Sampah di TPA Rawa Kucing, Kota Tangerang, kian menggunung, seiring tak jelasnya proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Valentino Verry
PLTSa tak Kunjung Terealisasi, Gunungan Sampah di TPA Rawa Kucing Kian Meninggi
Warta Kota/Andika Panduwinata
Tumpukan sampah di TPA Rawa Kucing, Kota Tangerang, semakin tinggi. Hal itu disebabkan proyek Pembangkit Lisrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang tak jelas.

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Rawa Kucing, Kota Tangerang, nasibnya hanya menunggu beberapa waktu lagi.

Pasalnya gunungan sampah di lokasi tersebut tiap hari terus meninggi.

Baca juga: Pemkot Jakarta Pusat Kosongkan Kafe Paradigma Menteng karena tak Berizin

Jika semakin dibiarkan TPA tersebut tak lagi mampu menampung sampah-sampah se-Kota Tangerang.

Terlebih dengan rencana mega proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang tak kunjung terealisasi.

Humas TPA Rawa Kucing, Suhaimi mengaku bahwa pihaknya memang menemui sejumlah kendala di lapangan.

Terutama dalam segi pengelolaan sampah.

"Memang gunungan sampah semakin tinggi, karena kendala kami tidak ada lubang buatan untuk menimbun sampah," ujar Suhaimi kepada Warta Kota, Rabu (3/8/2021).

Lubang buatan tersebut sudah penuh dengan timbunan sampah. Sehingga sampah yang masuk langsung di taruh di gunungan sampah tersebut.

"Seperti diketahui tiap hari saja di sini menampung ribuan ton sampah," ucapnya.

Baca juga: Komunitas Berbagi Nasi Tangsel Menyalurkan Donasi 20.000 Bungkus untuk Orang Membutuhkan

Suhaimi menyebut perlu pengelolaan super canggih guna mengelola sampah-sampah ini, yakni dengan adanya PLTSa untuk memusnahkan sampah sehingga menjadi alat untuk energi listrik.

"Tapi sampai sekarang belum terealisasi. Kalau sampah dibakar begitu saja kan tidak boleh. Nanti pihak Bandara Soetta bisa marah kalau sampah berdekatan karena ganggu penerbangan. Kan jaraknya berdekatan," kata Suhaimi.

Seperti diketahui mega proyek PLTSa ini masih dalam kajian pemerintah pusat. Suhaimi berharap agar rencana tersebut segera direalisasikan.

"Mungkin sambil menunggu adanya PLTSa, solusinya dari tiap-tiap Kelurahan bisa punya bank sampah sendiri. Dipilih untuk nilai-nilai yang ekonomisnya. Nanti residunya tinggal di TPA Rawa Kucing ini," ungkap Suhaimi.

Baca juga: Polresta Tangerang Distribusikan 240 Paket Sembako Berupa Beras bagi Buruh FSPMI

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved