Virus Corona Tangsel

Komunitas Berbagi Nasi Tangsel Menyalurkan Donasi 20.000 Bungkus untuk Orang Membutuhkan

Orang yang memiliki kepedulian tinggi yang tergabung pada Komunitas Berbagi Nasi Tangsel, terus menggelontorkan bantuan pada orang tak mampu.

warta kota/ikhwana mutuah mico
Komunitas Berbagi Nasi Tangsel terus menggelontorkan bantuan kepada masyarakat tak mampu. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Debby Rhanda, humas berbagi nasi Tangerang Selatan (Tangsel) mengungkapkan saat ini kegiatan berbagi nasi dari awal berdiri hingga saat ini telah membagikan nasi hampir 20.000 bungkus nasi.

"Kalau di hitung-hitung kita itu jika diurutin mungkin sudah hampir 20.000 bungkus nasi kita bagiin dari awal 2016 berdiri," ungkapnya di Ciputat, Tangsel, Selasa (3/7/2021).

Baca juga: Polresta Tangerang Distribusikan 240 Paket Sembako Berupa Beras bagi Buruh FSPMI

Pada awal tahun 2021 komuntas ini membagikan nasi sebanyak 600 bungkus nasi dalam sehari kegiatan.

Nasi-nasi yang dibagikan ini asalnya dari para donatur yang mau menyumbangkan nasi, di media sosial mereka membuka donasi bagi masyarakat yang ingin menyumbangkan nasi.

Para partisipan di dalam komunitas Berbagi Nasi juga ada yang ikut membawa nasi untuk disumbangkan, biasanya para partisipan yang ikut membagikan nasi sesuai dengan kemampuannya pribadi.

"Yang selama ini kita dapat donasi banyak bentuk nasi, tapi dalam bentuk uang juga bisa, setelah uang kita transfer biasanya uang kita belanjakan untuk nasi,"ungkapnya.

Baca juga: Setelah Alami Penurunan, Jumlah Pasien Isoman di Rusun Pasar Rumput Bertambah lagi

Partisipan setiap kali pembagian nasi dilakukan oleh enam orang sampai dengan delapan orang, dan yang rutin membagikan ada empat orang peserta.

Di dalam komunitas berbagi nasi ini terdapat 35 orang, awal mula bergerak komunitas ini dicetuskan oleh Taufik dan sang istri yang memiliki besic seorang relawan.

"Beliau menjadi pejuang membagikan nasi di Ciputat saja, animo masyarakat menyambut positif, akhirnya bergabung para pemuda Tangsel hingga saat ini di pegang full oleh pemuda," terangnya.

Komunitas ini sangat terbuka untuk umum, tujuan dari dibangunnya komunitas ini untuk dapat membagikan rejeki melalui bungkus nasi sesuai kemampuan dari orang yang ingin berdonasi.

Baca juga: Pasutri Mantan Menteri Kesehatan Farid dan Nila Moeloek Positif Covid-19, Kini Dirawat d RSCM

"Mau ngasih satu bungkus nasi pun kita gapapa walaupun kita gapunya nasi nih, tapi pengen ngerasain berbagi, itu boleh aja dateng bantuin tenaga yang ada," jelasnya.

Kesulitan yang dirasakan team berbagi nasi saat pandemi yaitu mobilitas yang terbatas, karena banyak pembatasan yang diberlakukan saat ini.

Target-target yang biasanya diberikan donasi, seperti orang-orang yang tinggal di kolong jembatan saat ini tak ada, karena sudah dilarang untuk menetap di kolong tersebut.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved