Kafe

Pemkot Jakarta Pusat Kosongkan Kafe Paradigma Menteng karena tak Berizin

Pemkot Jakarta Pusat mengosongkan Kafe Paradigma di kawasan Menteng Jakarta Pusat, karena tidak memiliki izin usaha, Rabu (4/8/2021).

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Joko Suprianto
Petugas tengah melakukan pengosongan Kafe Paradigma di Menteng Jakarta Pusat karena tidak memiliki izin usaha, Rabu (4/8/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kafe Paradigma di kawasan Menteng Jakarta Pusat, pada Rabu (4/8) dilakukan pengosongan oleh Pemkot Jakarta Pusat karena tidak memiliki izin usaha.

Selain itu Kafe tersebut juga berada di lahan aset Pemda DKI Jakarta.

Baca juga: Daun Sungkai Disebut Ampuh Obati Covid-19, Satgas: Asal Ada Izin BPOM, Pemerintah Mendukung

Kabag Hukum Pemerintah Kota Jakarta Pusat, Ani Suryani mengatakan Kafe Paradigma berada di lahan aset Pemda yang memanfaatkan lahan yang berada di tangan Partai Golkar sejak tahun 1973.

Namun, pada tahun 2017 antara Kafe Paradigma dan Golkar terjalin perjanjian.

"Tapi karena menyalahi ketentuan, setelah tujuh bulan Kafe Paradigma berjalan, maka perjanjian itu dibatalkan. Pembatalan ini juga berdasarkan kesepakatan antara kedua belah pihak," kata Ani Suryani, Rabu (4/8/2021).

Dikatakan Ani, jika Kafe Paradigma yang berada di Jalan Pegangsaan Barat, Menteng, Jakarta Pusat, itu juga tidak memiliki izin usaha.

Baca juga: Komunitas Berbagi Nasi Tangsel Menyalurkan Donasi 20.000 Bungkus untuk Orang Membutuhkan

Sehingga atas hal ini pada tahun 2019, Pemerintah Kota Jakarta Pusat meminta untuk dilakukan penutupan.

Sejak saat peringatan tersebut, Kafe Paradigma pun akhirnya tutup hingga saat ini.

Bahkan beberapa barang yang ada di Kafe tersebut pun beberapa diantaranya juga sudah dipindahkan oleh pemilik kafe, hanya saja beberapa barang masih tersisa.

"Jadi beberapa barang sebenarnya sudah dipindahkan tapi ada juga yang belum dipindahkan. Sehingga sesuai dengan ketentuan, bahwa kami punya hak untuk melakukan pengosongan, apalagi ini lahan aset," katanya.

Baca juga: Tersinggung Dicemooh Pengangguran, Menantu Hajar Mertua hingga Tewas di Cengkareng

Sementara itu, Ketua Bakumham DPD Golkar, Khoiria Irsadi mengatakan Golkar dan Kafe Paradigma sudah melakukan mediasi dan sepakat terkait tidak memperpanjang perjanjian kerjasama.

Di mana kerjasama itu, dibatalkan sesuai berakhirnya massa jabatan Ketua DPD Golkar Fayakhun yang digantikan oleh Zaki Iskandar.

Di mana Zaki Iskandar memerintahkan agar perjanjian kerjasama itu dibatalkan.

"Jadi sebenarnya sudah 2017 itu sudah dibatalkan. Tapi masih diberikan lah untuk menikmati. Tapi kita sudah serahkan kewangan ke Pemda," ujarnya.

Rencananya setelah Kafe Paradigma itu dikosongkan petugas, Pihak Golkar berencana akan  menggunakan tempat tersebut sebagai lokasi sentra vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Polresta Tangerang Distribusikan 240 Paket Sembako Berupa Beras bagi Buruh FSPMI

Apalagi saat ini pemerintah terus mengenjot herd immunity kepada masyarakat.

"Ya dalam waktu dekat ini mungkin kita akan adakan vaksinasi. Ini juga membantu progam Pemerintah, apalagi di sini lebih luas, jadi bisa rutin gelar vaksinasi di sini, sehingga kami bisa bentuk Pemerintah dalam hal upaya penanganan pandemi," ucapnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved