Minggu, 26 April 2026

Aksi Terorisme

Selain Medan Berat, Kendala Utama Tumpas Teroris MIT Poso Adalah Simpatisan

Kapolda menyampaikan, pihaknya berkomitmen menyelesaikan tugas operasi Madago Raya, guna menuntaskan kasus terorisme di Poso.

istimewa
Penanggung jawab kebijakan operasi (PJKO) Madago Raya Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Abdul Rakhman Baso mengatakan, pihaknya berkomitmen menyelesaikan tugas operasi Madago Raya, guna menuntaskan kasus terorisme di Poso. 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, Satgas Madago Raya TNI-Polri terus memburu kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.

Sigit menyebut, hingga kini MIT pimpinan Ali Kalora tercatat tersisa sembilan orang.

Aparat pun terus melakukan pengejaran terhadap sisa anggota kelompok teror tersebut.

Baca juga: DAFTAR Terbaru Zona Merah Covid-19 di Indonesia: Melonjak Jadi 29, Jawa Tengah Membara

"Selanjutnya, kami akan terus melakukan pengejaran terhadap 9 orang kelompok Ali Kalora," kata Sigit, Rabu (16/6/2021).

Menurut Sigit, personel TNI-Polri tahun ini telah melakukan tindakan tegas dan terukur kepada dua buronan kelompok tersebut.

Mereka adalah Alvin alias Adam alias Mus’ab DPO Banten, dan Hairul alias Irul DPO Poso.

Baca juga: 80 Persen Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Warga Jakarta, Anies Baswedan Diminta Terapkan PSBB Ketat

"TNI-Polri menyelenggarakan operasi Madago Raya 2021 sejak Januari 2021."

"Pada tahap I, Polri telah berhasil melakukan tindakan tegas terukur terhadap 2 DPO," ujar Sigit.

Tak hanya itu, kata Sigit, pihaknya juga telah mengetahui pergerakan dari kelompok MIT itu.

"Ditemukannya informasi kuat terkait pergerakan DPO," tuturnya. (Igman Ibrahim)

Sumber: Tribunnews
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved