Berita Nasional

Wujudkan Cita-cita, Sandiaga Uno dan KAHMI Preneur Salurkan Beasiswa Kepada Yatim Piatu di Madiun

Wujudkan Cita-cita, Sandiaga Uno Bersama KAHMI Preneur Salurkan Beasiswa Kepada Yatim Piatu di Madiun yang orangtuanya meninggal dunia karena Covid19

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Tribunnnews/Reynas Abdila
Menparekraf Sandiaga Uno imbau masyarakat patuhi aturan larangan mudik saat lebaran 2021 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pandemi covid-19 membawa duka mendalam bagi ketiga orang kakak Beradik di Madiun, Jawa Timur, yakni Yudha Saputra Wicaksana (24), Wahyu Khrysna Hermansyah (19) dan Wasyaveera Keysyha Saputri (12). 

Ketiganya kini merupakan yatim piatu setelah ditinggal kedua orangtuanya yang meninggal dunia karena covid-19. 

Mewujudkan cita-cita ketiganya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno bersama KAHMI Preneur memberikan bantuan berupa beasiswa kepada ketiga anak tersebut.

Bantuan beasiswa senilai Rp 25 juta itu diberikan Sandiaga Uno secara simbolis dalam acara bertajuk 'Silaturahmi Virtual Putra-Putri Yatim Piatu' pada Minggu (25/7/2021).

Baca juga: Dorong Pemulihan Ekonomi, Sandiaga Uno Minta Pemda Yakinkan Warganya Ikut Vaksinasi Covid-19

Dalam acara yang turut dihadiri Founder KAHMI Preneur beserta jajaran pengurus KAHMI Preneur itu, Sandiaga Uno menyampaikan rasa bela sungkawanya.

Dirinya pun mengirimkan doa untuk kedua orangtua mereka yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

"Atas nama keluarga besar kami dan juga tempat kami bekerja, kami menyampaikan rasa duka. Kami sangat merasakan satu keprihatinan dan kami ingin menyampaikan doa terbaik," ungkap Sandiaga Uno.

"Insya Allah bapak dan ibu Hunsul Khatimah diberikan tempat terbaik di sisi allah, dilapangkan kuburnya, diterangi di alam barzah, dan diampuni segala dosa dan diterima amal baiknya," ujarnya mendoakan.

Dalam sambutannya, pandemi covid-19 diungkapkan Sandiaga Uno telah berdampak besar terhadap kehidupan masyarakat, baik secara kesehatan dan juga ekonomi. 

Pemerintah pun diungkapkannya tengah berusaha maksimal melakukan upaya penanganan kesehatan dan ekonomi. 

Baca juga: Vaccine With A View Yogyakarta Dinilai Sandiaga Uno Jadi Inovasi untuk Mengakhiri Pandemi Covid-19

Namun, lanjutnya, tanggung jawab untuk mengakhiri pandemi covid-19 bukan hanya bertumpu kepada pemerintah daerah seluruh pihak, termasuk masyarakat pun diharapkannya dapat ikut andil dalam penanganan covid-19. 

Tak hanya itu, dirinya juga berharap agar masyarakat dapat lebih peduli dengan lingkungan, terlebih atas nasib anak-anak yang ditinggalkan orangtua karena covid-19. 

"Kita doakan Mas Yuda dan Mas Krishna serta Mba Keisha tetap semangat menyelesaikan sekolahnya. Mungkin kita tidak bisa membantu banyak, jangan dilihat dari jumlahnya tapi dari niat kami untuk meringankan beban adik-adik dalam menyelesaikan tugas belajar," ungkap Sandiaga Uno.

"Harapan kami beasiswa yang akan disampaikan ini bisa memberikan motivasi dan memberikan satu optimisme, bahwa Insya Allah bapak dan ibu sangat disayang Allah subhanahu wa ta'ala dan sudah berada di tempat yang lebih baik," tambahnya. 

Baca juga: Kobarkan Semangat, Sandiaga Uno Minta PHRI Ganti Bendera Putih Emoji Menangis Jadi Sang Merah Putih

Sementara itu, Yudha Saputra Wicaksana mewakili kedua adiknya bercerita tentang covid-19 yang mengubah kehidupan mereka. 

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved