Berita Nasional

Kobarkan Semangat, Sandiaga Uno Minta PHRI Ganti Bendera Putih Emoji Menangis Jadi Sang Merah Putih

Kobarkan Semangat, Sandiaga Uno Minta PHRI Ganti Bendera Putih Emoji Menangis Jadi Sang Merah Putih. Berikut Selengkapnya

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno berkunjung ke Kampung Galung, Desa Barania, Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan pada Sabtu (19/6/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Bendera putih bersablon emoji menangis yang serentak dipasang pengelola hotel dan restoran di Garut, Jawa Barat disoroti Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno. 

Dirinya meminta agar para pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) itu untuk mengibarkan bendera merah putih sebagai simbol optimisme kebangkitan ekonomi. 

"Saya tahun lalu merasakan pariwisata Garut mengalami fenomena di tengah keadaan DKI yang saat itu PSBB, Garut saat itu menggeliat ada harapan dan optimisme. Saat itu melihat kebun jeruk, ada produk ekonomi kreatif seperti kopi dan tentunya Cipanas yang selalu menjadi daya tarik khusus," ujar Sandiaga Uno, pada Jumat (23/7/2021).

Ia menyebutkan perihal polemik bendera putih simbol menyerah yang dikibarkan oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) irusudah diselesaikan oleh Bupati, Rudy Gunawan dan stakeholder terkait.

Baca juga: Vaksin Berbayar Dibatalkan Jokowi, Nasib WNA di Ibu Kota Kian Terkatung-katung

"Saya begitu melihat kemarin, langsung berpikir setelah zoom, segera melaksanakan langkah-langkah utama dan kita berharap setelah PPKM Level 4 ini tereksekusi tapi keluar berita viral menggetarkan, saya mendapat telepon dari pimpinan untuk mendengarkan cerita sesungguhnya seperti apa," ungkap Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno berterima kasih kepada Bupati dan stakeholder terkait yang bisa merencanakan diskusi, dan diharapkan akan menghadirkan solusi. 

Baca juga: Bidik Peluang Usaha di Tengah Pandemi, Sandiaga Uno Fokus Pengembangan Digitalisasi Wirausaha Muda

"Saya mengapresiasi sudah ada kesepakatan yang ditandatangani, mudah-mudahan itu bisa dilanjutkan, untuk koordinasi dengan kami saya harapkan pak Bupati bisa berkomunikasi dengan intensif melalui teman-teman kita yang ada disana," kata Sandiaga Uno.

"Apalagi kita sedang mendorong program anugerah desa wisata, program sentra vaksinasi, kami harapkan ada kerjasama erat dengan para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang ada di Garut.

Sandiaga Uno meminta teman-teman para pengelola hotel di Garut mengganti bendera putih menangis itu diganti bendera merah putih menunjukkan optimisme bangsa Indonesia. Memang saat ini Indonesia dalam keadaan sulit, namun Sandiaga Uno yakin dengan bergandengan tangan akan bangkit.

Kemenparekraf kata Sandiaga Uno akan memberikan satu sentuhan agar setiap hotel di Garut mengangkat bendera merah putih selama PPKM Level 4 ini. 

Baca juga: Buka Lapangan Kerja, Sandiaga Uno Ajak Diaspora Promosikan Dangdut di Amerika Serikat

Hal ini dimaksudkan untuk menghadirkan semangat nasional sebelum Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2021 mendatang.

"Mudah-mudahan hotel-hotel dan restoran di Garut bisa mengibarkan bendera merah putih awal selama bulan Agustus ini dan menggantikan bendera putih yang membuat kami prihatin. Saya akan menugaskan tim khusus untuk menyiapkan langkah-langkah yang diperlukan kerjasama kita dengan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif," tutupnya.

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved