Breaking News:

PPKM Darurat

DEMO Tolak PPKM Merebak, PB HMI ke Polri: Tangkap Saja Mereka yang Bikin Rusuh di Tanah Air

PB HMI mendorong Polri menangkap provokator atau pihak yang menjadi biang kerusuhan di Tanah Air akhir-akhir ini.

Editor: Hertanto Soebijoto
Tribunnews.com
Video yang berisi narasi kedatangan Warga Negara Asing (WNA) melalui Bandara Soekarno-Hatta saat PPKM Darurat Jawa-Bali, beredar di media sosial, terbukti hoaks. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Di saat Pemerintah--dari pusat hingga daerah--bekerja keras mengatasi masalah pandemi Covid-19 yang tak kunjung membaik, sejumlah kalangan justru melancarkan aksi, baik melalui media sosial bahkan hingga demo turun ke jalan.

Yang terbaru, muncul gelombang unjuk rasa menentang penerapan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM.

Menyikapi hal itu, Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mendorong Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menangkap provokator atau pihak yang menjadi biang kerusuhan di Tanah Air.

"Saya rasa Polri harus bekerja cepat, bila perlu tangkap saja mereka yang mau bikin rusuh," kata Ketua Umum PB HMI Majelis Penyelamat Organisasi (MPO) Ahmad Latupono melalui keterangan tertulis yang diterima, di Jakarta, Minggu (25/7/2021).

Di tengah situasi nasional yang sedang menghadapi pandemi Covid-19, kondisi Indonesia saat ini begitu memprihatinkan.

Baca juga: Alhamdulillah, Keterisian Rumah Sakit Rujukan Covid-19 DKI Jakarta Berkurang

Baca juga: KABAR BAIK, Dinas Kesehatan Sebut Selama PPKM Level 4, Jumlah Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta, Turun

Pemerintah berupaya mengeluarkan sejumlah kebijakan untuk menekan angka positif Covid-19.

Namun, sangat disayangkan, di saat Pemerintah bekerja ekstra untuk menangani pandemi tersebut, masih ada beberapa kalangan dan kelompok-kelompok tertentu yang justru memanfaatkan situasi demi kepentingan kelompok.

Melihat situasi tersebut, PB HMI MPO mengaku tidak habis pikir terhadap kelompok yang mengambil kesempatan di tengah situasi seperti sekarang ini.

"Aneh juga rasanya, terkhusus kepada mereka yang oportunis terhadap kondisi bangsa seperti saat ini," ujar dia.

Seharusnya, kata dia, semua elemen bangsa ikut membantu kerja Pemerintah memutus mata rantai penularan Covid-19 di Tanah Air.

Baca juga: EROS Djarot Positif Covid-19, Waspada! Tertular dari Kontak Uang Kertas

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved